Advertise with Me Please send me an email to saya@giewahyudi.com

Waduk Melati, Waduk Kecil di Pusat Kota Jakarta

Tadi pagi saya ke Stasiun Tanah Abang untuk membelikan tiket kereta api. Setelah membeli tiket, saya ingin ke Blok M untuk hunting foto. Namun sampai di perempatan Sarinah, saya baru sadar kalau hari ini ada car free day. Setelah berputar-putar di sekitaran Sarinah dan Bundaran HI, akhirnya saya malah blusukan di wilayah Kebon Melati, tepatnya di sebelah Barat Daya dari Bundaran HI. Sampai di sebuah pertigaan saya berhenti karena ada tulisan kecil “Jalan Buntu”. Saya pikir saya sudah tersesat di belantara ibukota, tapi untungnya saya tidak lupa membaca di bawahnya ada tulisan “Motor Bisa”.Yay! Saya pun bergegas menarik gas untuk menyusuri jalan kecil itu.

Waduk Melati Jakarta

"Mari Kite Jage Kebersihan Waduk Melati dan Jangan Buang Sampah Sembarangan. Kite Warge Tenabang Wajib Memelihara Kebersihan Waduk Melati" -Warge Tenabang-

Dari pertigaan itu, saya menemukan taman bermain di sebelah kiri jalan yang bersebelahan dengan jalur rel kereta api Dukuh Atas-Tanah Abang. Sampai di ujung jalan itu, saya menemukan pintu air Waduk Melati. Untuk pertama kalinya saya mengunjungi waduk yang terletak di pusat kota Jakarta ini. Katanya, kawasan Bundaran HI, Menteng, Sarinah, Sabang, dan sekitarnya bisa darurat banjir bila waduk ini tidak ada. Sebagai resapan air, Waduk Melati sangat berguna karena waduk ini sangat dekat dari pusat-pusat bisnis seperti, Thamrin City, Grand Indonesia, Jakarta City Center, dan Plaza Indonesia.

Waduk Melati Jakarta

Panorama Waduk Melati dengan Latar Belakang Kawasan Bisnis Bundaran HI. -Giewahyudi.Com-

Secara administratif Waduk Melati berada di kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, sehingga waduk ini juga disebut Waduk Kebon Melati. Waduk Melati merupakan waduk buatan yang dibangun Kopro Banjir (Komando Proyek Pencegahan Banjir) DKI Jakarta pada tahun 1969. Waduk Melati memiliki luas sekitar 8,5 hektar dan “bertugas” menampung air dari kawasan seluas 350 hektar. Namun karena perilaku pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab, Waduk Melati tidak hanya menampung air namun juga menampung limbah dari pemukiman penduduk dan pusat-pusat bisnis di sekitarnya.

Waduk Melati Jakarta

Rencana Pembangunan Superblok Waduk Melati. Ilustrasi dari SkyScraperCity.Com

Untuk mencegah banjir, pemerintah bekerjasama dengan Bank Dunia mencoba mengurangi beban Waduk Melati dengan melakukan pengerukan sedimen waduk. Awal tahun 2011 lalu, pengerukan sedimen Waduk Melati dikeruk sedalam 1,5 meter itu menghabiskan dana sebesar Rp. 82,8 miliar. Sepertinya pemerintah dan pengusaha berusaha keras agar kawasan bisnis di sekitar Bundaran HI aman dari banjir. Pengusaha properti sudah merencanakan superblok Waduk Melati yang kelak akan mengubah pemukiman penduduk di sekitar waduk menjadi kawasan bisnis modern.

208 Total Views 2 Views Today
21 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *