Advertise with Me Please send me an email to saya@giewahyudi.com

USG 4 Dimensi (4D) dr. Bob Ichsan Masri, SpOG di Harmoni Obginozone Health Centre Jakarta

Selama ini saya dan istri hanya bisa merasakan tendangan-tendangan dedek bayi. Rasanya tak sabar untuk melihat wajah dedek bayi yang sudah mulai “kluget-kluget” di perut istri saya. Awalnya sempat mikir-mikir untuk melakukan USG (Ultrasonography) karena efek samping yang mungkin terjadi. Di awal kehamilan, sekitar umur kandungan 12 minggu, dokter menyarankan untuk melakukan USG 2 Dimensi untuk mengetahui perkembangan awal dedek bayi. Hasil USG itu menunjukkan lokasi janin, jumlah janin, dan usia kehamilan.

USG 4D Dedek Bayi

Selain memastikan dedek bayi dalam kondisi baik, USG bisa mengetahui detak jantung janin dengan jelas. Jenis kelamin dedek bayi sebenarnya sudah bisa diketahui, namun dokter yang melakukan USG itu tidak bisa memastikannya. Menurut dokter, USG sebenarnya sangat berguna untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan janin. Karena masih rentan, kita perlu mengetahui kondisi janin mulai dari kondisi plasenta sampai volume cairan ketuban. Namun dokter tetap mengingatkan untuk tidak sering-sering melakukan USG karena gelombang ultrasonik yang terlalu intens bisa mempengaruhi kesehatan dedek bayi.

Hari Jumat, 20 April 2012, istri saya kembali melakukan USG untuk mengetahui jenis kelamin dedek bayi. Seperti orangtua lainnya, kami pun sudah sangat ingin mengetahui jenis kelamin dedek bayi, apalagi ini dedek bayi pertama kami. Namun kami juga sudah mempertimbangkan pesan dokter untuk tidak sering-sering melakukan USG. USG kali ini kami lakukan sekitar dua bulan setelah USG yang pertama. Istri memilih USG 4 Dimensi di Harmoni Obginozone Health Center untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Karena tidak jauh dari kantor saya, pagi itu saya mengantarkan istri saya. Seperti yang sudah diperkirakan, pagi itu Harmoni Obginozone Health Center sudah dipenuhi para ibu hamil yang hendak memeriksakan kandungannya. Tempat praktek dr. Bob Ichsan Masri, SpOG ini memang cukup terkenal dan selalu ramai. Untung istri saya mendapatkan nomor antrian kedua. Namun setelah ditunggu cukup lama, dr. Bob Ichsan Masri, SpOG belum juga muncul dan istri saya sampai ketiduran ketika itu. Menurut perawat, dokternya baru akan datang setelah shalat Jumat. *kasihan istri dan dedek bayi yang menunggu lama banget*

Pukul 11.30 WIB, saya dan istri memutuskan untuk makan siang dulu karena dokternya belum juga datang. Setelah makan siang, saya mengantarkan istri kembali ke klinik sebelum shalat Jumat. Kebetulan saya jumatan di  Menara Bank BTN Pusat, tidak jauh dari Harmoni Obginozone Health Center itu. Selesai jumatan, saya langsung balik ke kantor karena hujan mulai turun. Sekitar pukul 13.30 WIB, istri saya menelfon untuk mengabarkan bahwa dedek bayi berjenis kelamin perempuan.

USG 4D dedek bayi

USG 4 Dimensi terbukti bisa memperlihatkan badan dedek bayi dengan jelas. Istri saya bisa memperhatikan bagian-bagian tubuh dedek bayi, seperti kepala, tangan, perut, kaki, dan organ kelaminnya. Istri saya memang menginginkan dedek bayi perempuan karena menurutnya dedek bayi perempuan bisa didandani dengan baju pink dan pita di rambutnya. Dokter juga memberitahu bahwa posisi dedek bayi sungsang, dimana posisi kepala berada di bagian atas. Namun dokter juga memberitahu bahwa dalam usia kandungan 33 minggu, dedek bayi masih bisa muter dalam air ketuban menuju posisi yang benar.

Karena sekarang dedek bayi sudah bisa mendengar, setiap dedek nendang-nendang saya sering bilang “Dedek lagi muter ya? Muter ke bawah dong..:)

44 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *