Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Telkomsel Ukir Sejarah Baru dengan 100 Juta Pelanggan

Kemarin saya mendapatkan alamat situs SejarahBaru.Com. Karena penasaran, akhirnya saya membuka situs ini. Namun anehnya, situs itu masih kosong, putih polos, dan di sudut kiri bawah ada sebuah kutipan dari Bapak B.J. Habibie, “Jadikan prestasi dunia yang diraih Telkomsel sebagai inspirasi anak bangsa.” Saya kemudian lirik-lirik ke Google dan mendapatkan berita bahwa Telkomsel telah mempunyai 100 juta pelanggan. Telkomsel telah menjadi operator seluler ke-7 di dunia yang mempunyai lebih dari 100 juta pelanggan dalam satu negara. Sebagai pengguna Telkomsel sejak tahun 2004, saya merasa bangga menjadi salah satu dari 100 juta pelanggan itu.

Saya kemudian terpaku pada angka seratus juta pelanggan itu. Menurut sensus penduduk tahun 2010, penduduk Indonesia hanya 237 juta saja. Jadi jumlah pelanggan Telkomsel sudah mencapai lebih dari 40 persen jumlah penduduk Indonesia. Jika dipukul rata, hampir satu dari dua penduduk Indonesia menggunakan Telkomsel. Saya kemudian berpikir bagaimana cara menghitung jumlah seratus juta pelanggan itu. Misalnya, Bapak saya yang sempat tiga kali mengganti simcard meski tetap menggunakan layanan Telkomsel. Kasus semacam ini apakah dihitung satu atau tiga pelanggan?

Pihak Telkomsel dalam acara “Pengukuhan 100 Juta Pelanggan Telkomsel” menjelaskan bahwa Telkomsel memiliki standar tersendiri untuk menyatakan sebuah simcard sebagai pelanggan. Telkomsel membagi pelanggan berkualitasnya yang aktif dan yang pasif menggunakan kartu selulernya. Bila selama tiga bulan kartu seluler tidak ditelepon atau menelepon, maka keanggotaan pelanggan Telkomsel akan dicabut. Jadi angka seratus juta tersebut adalah jumlah pengguna aktif kartu seluler Telkomsel setidaknya dalam tiga bulan terakhir.

Hari ini saya buka situs yang kemarin masih polos itu. Entah kemarin karena maintenance atau memang sengaja polos dulu, saya juga enggak terlalu faham. Anehnya, posisi kutipan Bapak B.J. Habibie tetap seperti kemarin. Gambar mantan presiden Indonesia itu terlihat sedang tersenyum. Tampilan tab berbentuk oktagonal dengan dominasi warna merah cukup mencirikan Telkomsel. Ada informasi promo dan kontes terkait sejarah baru Telkomsel itu. Silahkan ikut, siapa tahu Anda adalah pelanggan Telkomsel yang beruntung.

Ternyata bukan hanya Bapak B.J. Habibie, ada sembilan lagi public figure yang menjadi ikon Pengukuhan 100 Juta Pelanggan Telkomsel. Dari kalangan artis ada Astrid Tiar, Cut Mini, Dewi Sandra, dan Mike Idol. Raditya Dika “Kambing Jantan”, Pembalap Rio Haryanto, dan creative junkies Yoris Sebastian juga berada di barisan itu. Menariknya ada dua tokoh pelanggan setia Telkomsel. Seorang pemilik outlet, Heri Agung, dan pelanggan setia Telkomsel bernama Sudarman. Sudarman adalah pelanggan setia Telkomsel sejak pertama kali Telkomsel diluncurkan pada tahun 1995.

Selama 16 tahun, Sudarman selalu setia dengan Telkomsel. Saya pikir pelanggan yang sangat setia ini harus diberi penghargaan. Tahun 1995, Telkomsel diluncurkan setelah dua tahun sebelumnya pemerintah memberi izin penerapan teknologi GSM di Indonesia. Ketika itu, B.J. Habibie menjabat menteri riset dan teknologi. Pada peluncuran Telkomsel, secara simbolis B.J. Habibie melakukan first call Telkomsel dari Pulau Batam. Dan saya baru tahu alasan kenapa Telkomsel mengukuhkan B.J. Habibie sebagai pelanggan ke-100 juta Telkomsel.

Ilustrasi dari http://replubika.co.id/

65 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *