Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Sudah Saatnya Ayah Dukung Pemberian ASI Eksklusif

Sesuatu hal tentu akan lebih bermakna bila kita sendiri yang mengalaminya. Begitulah yang saya alami ketika mulai diberi amanah untuk menjadi seorang ayah bagi bayi mungil, Dedek Diana. Jauh sebelum menjadi seorang ayah, saya sudah membaca banyak tentang manfaat ASI Eksklusif bagi seorang bayi. ASI Eksklusif telah terbukti secara medis bisa meningkatkan kecerdasan bayi, mengurangi resiko berbagai penyakit pada bayi, dan juga memberi efek positif bagi sang ibu. Ketika itu bacaan-bacaan tentang ASI Eksklusif tersebut masih sekedar teori, namun sekarang saya membuktikan sendiri manfaat ASI Eksklusif untuk Dedek Diana.

Dedek Diana Minum ASI Eksklusif

Alhamdulillah, produksi ASI Eksklusif untuk Dedek Diana berlimpah sehingga istri saya bisa memerah ASI Eksklusif untuk disimpan dan digunakan ketika istri saya harus bekerja. Menjelang kelahiran Dedek Diana, saya sebenarnya harap-harap cemas dengan produksi ASI Eksklusif untuk Dedek Diana karena istri saya harus menjalani operasi Caesar yang tidak direncanakan sebelumnya. Ketika keinginan melahirkan secara normal sudah pupus, saya tahu istri saya cukup lelah secara fisik dan pikiran. Untungnya, istri saya bisa langsung memberikan ASI Eksklusif seketika setelah melewati masa pemulihan pasca operasi Caesar.

Dukungan keluarga memang sangat diperlukan bagi kelancaran pemberian ASI Eksklusif untuk bayi. Kita bisa mempersiapkan ASI Eksklusif sejak masa kehamilan dengan melakukan stimulasi-stimulasi. Namun yang paling penting adalah menjaga agar ibu hamil selalu dalam kondisi nyaman. Seringkali produksi ASI Eksklusif tidak lancar karena sang ibu stres sebelum, sesaat, dan setelah melahirkan. Di sinilah dukungan keluarga sangat diperlukan. Saya merasa kasihan bila ada suami yang tidak bisa menemani istri yang hendak melahirkan karena alasan pekerjaan. Selain itu, dukungan pihak rumah sakit juga sangat diperlukan. Saya kesal dengan pihak rumah sakit yang tidak mendukung pemberian ASI Eksklusif dan malah menggalakkan penggunaan susu formula.

Berbagai permasalahan tentu muncul dalam periode pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan (dan dilanjutkan sampai usia dua tahun), mulai dari jumlah produksi ASI Eksklusif sampai repotnya ibu menyusui yang sudah mulai bekerja. Semua memang harus disiapkan, seperti istri saya yang sudah membeli Breast Pump seminggu sebelum kelahiran Dedek Diana. Di atas semua itu, menurut saya dukungan suami untuk ibu menyusui sangat diperlukan. Sudah tidak zaman ayah yang buta soal breast-feeding. Urusan pemberian ASI Eksklusif bukan cuma milik kaum ibu-ibu saja, ayah-ayah juga punya tanggung jawab yang sama untuk menjamin pemberian ASI Eksklusif.

Coba lihat ayah-ayah peduli ASI Eksklusif yang berada di balik akun @ID_AyahASI, di antaranya @shafiqpontoh, @sipandu, @siadit, @sisogi, @ernestprakasa, dan @bangaip. Ayah-ayah dengan segala kesibukannya ini tetap konsisten mendukung pemberian ASI Eksklusif untuk buah hati mereka. Melalui #AyahASI, mereka ingin mengajak ayah-ayah lain untuk mendukung pemberian ASI Eksklusif. Meskipun bukan ahli di bidang ASI Eksklusif, mereka hanya ingin berbagi dengan jutaan ayah-ayah lainnya. Lihatlah bahasa mereka di timeline @ID_AyahASI yang terkesan ceplas-ceplos tapi cukup membantu. Tidak hanya di Twitter, @ID_AyahASI juga punya buku “Catatan #AyahASI” lho. Itu bisa dijadikan kitab bagi ayah-ayah yang sayang anak. 🙂

3937 Total Views 2 Views Today
34 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *