Serigala Berbulu Shaun the Sheep

Sepulang dari servis mobil, teman saya membawa brosur yang gambarnya saya salin di tulisan ini. Gambar gerombolan domba yang mirip Shaun the Sheep ini cukup menarik perhatian saya. Salah satu perusahaan pembuat suku cadang resmi ini menggunakan gambar kartun yang menyerupai Shaun the Sheep, tokoh dalam sebuah kartun animasi yang populer akhir-akhir ini. Yang menarik, kartun ini tidak dibuat sama dengan Shaun the Sheep, tetapi hanya menyerupai. Hal ini sepertinya dilakukan untuk menghindari tuduhan penyalahgunaan hak cipta Shaun the Sheep yang dimiliki Nick Park yang berkebangsaan Inggris. Jika melanggar hak cipta orang lain, perusahaan pembuat suku cadang resmi ini tentu tak bisa “menegur” pengedar suku cadang palsu di pasaran.

Serigala Berbulu Shaun the Sheep

Konsep dalam brosur ini cukup sederhana, yaitu menggunakan ungkapan “Serigala Berbulu Domba” dan mengganti si domba dengan domba-domba lucu ala Shaun the Sheep. Di dunia otomotif, spare part resmi bisa diibaratkan domba-domba yang sehat dan menghasilkan kain wool yang berkualitas. Dengan suku cadang asli, kendaraan dijamin akan menunjukkan performa yang sempurna. Jika di peternakan domba selalu terancam dengan masuknya serigala, dunia otomotif pun selalu diancam dengan peredaran spare part palsu. Saking canggihnya, saat ini semakin susah untuk membedakan spare part asli dan spare part palsu. Hampir sama dengan “serigala berbulu domba”, jika sudah masuk peternakan semua terlihat seperti domba yang asli.

Sebagai konsumen, kita seharusnya lebih jeli dalam memilih spare part yang kita gunakan. Spare part palsu bisa dikenali dari mengamati dengan teliti logo yang terpasang dan biasanya harganya sedikit lebih murah dari yang asli. Spare part palsu tidak hanya menyebabkan performa kendaraan yang tidak maksimal, namun juga bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal. Misalnya, penggunaan suku cadang kampas rem palsu bisa mengakibatkan kecelakaan di jalan raya. Karena satu spare part palsu dapat mempengaruhi seluruh performa kendaraan, hampir sama dengan satu serigala yang bisa menghabisi semua domba di peternakan. Penampilan “Serigala berbulu Shaun the Sheep” mungkin bisa menipu, tapi kalau jeli pasti kelihatan bedanya.

Ngomong-ngomong, kendaraan kamu pakai suku cadang asli, kan? Hayo dicek dulu. :)

Catatan Gie

48 thoughts on “Serigala Berbulu Shaun the Sheep

  1. Saya jadi teringat dengan peringatan disarankan menyobek kertas pada botol oli pelumas kendaraan bermotor agar tidak digunakan lagi oleh yang tidak berhak, dan berpotensi menipu konsumen.

  2. setahu kita kecil sekali kemungkinannya bengkel nipu soal ori atawa plasu, wong saat kita mau ganti komponen bengkel [bukan bengkel resmi], selalu nanyakan, “mau diganti yang ori apa yang biasa mas?”
    (kliatan khan bahwa barang plasu sudah dianggap hal yang biasa) dan ori atawa plasu itu pilihan kita,

    mengapa harga bekas mobil eropa lebih anjlog dari mobil bekas jepang?
    ya karena spare part mobil eropa asli semua, nggak ada versi plasu…
    klo mobil jepang khan konsumen bisa milih, asli atau plasu…

    pengalaman pribadi sebulan lalu, radiator [suzuki escudo 2.0) bocor sedikit, sebentar bentar aer abis, kita ke bengkel resmi, kita bilang masalah kita, masnya bagian servis bilang, "itu kebocorannya kita nggak bisa memperbaiki mas, masnya punya 2 pilihan,
    pilihan pertama: diperbaiki kita, [bengkel resmi suzuki] dengan mengganti satu blok radiator harga 3.1 Juta (bengkel resmi tidak melayani penggantian part radiator) belum termasuk ongkos pasangnya…
    pilihan kedua, pergi ke bengkel radiator dan bengkel akan mengganti mengganti komponen yang rusak saja dengan (komponen plasu), paling habisnya 400 ribuan…

    hahaha, kita pilih opsi kedua, habis 450 ribu, hala kalo mas gie kira kira pilih yang asli atau plasu??? :D

  3. Ga punya kendaraan sendiri, Mas Gie, jadi ga ngerti sparepart-sparepart-an. Kalau gadget sih, saya kadang pake yang KW, karena kadang harga sparepartnya kemahalan (misalnya untuk iPod) :(

  4. Selamat malam mas wahyu,
    Alhamdulillah sampai sekarang saya menggunakan onderdil yang asli dikeluarkan oleh perusahaan otomotif. Alasannya karena sudah terbukti, terjamin dan pasti hasilnya maksimal.

    Salam

  5. Penyampaiannya simpel, tapi sejauh pengalaman saya mengganti sparepart tetap ditawari ‘asli’ atau ‘tidak’. Untuk kaum awam bisa jadi hal ini sangat membantu, terlebih bengkel tak ingin kehilangan pelanggan mereka :)

  6. Saya di sini ke mana-mana naik kendaraan umum. Jadi soal suku cadang, biar jadi urusan si pemilik kendaraan. Saya cukup bayar ongkos kendaraan plus jalan kaki saja. Hehehe

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *