Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Situ Gunung, Danau Indah di Kaki Gunung Gede Pangrango

Saya bersama istri menghabiskan liburan natal di kaki Gunung Gede Pangrango, tepatnya di Situ Gunung. Situ Gunung terletak di sebelah selatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan secara administratif masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi. Selain menjanjikan udara pegunungan yang segar, Situ Gunung cukup istimewa karena merupakan satu-satunya situ (danau) yang ada di kaki gunung sebelah selatan Gunung Gede Pangrango.

Situ Gunung Sukabumi

Hari Sabtu pagi kami sudah berada di terminal Lebak Bulus untuk menunggu bus Parung Indah jurusan Lebak Bulus – Sukabumi. Dua bus Parung Indah ngetem di terminal tapi sudah penuh semua. Akhirnya setelah menunggu selama hampir satu jam, bus Parung Indah yang akan mengantarkan kami ke Sukabumi datang juga. Sukabumi, here we go! Perjalanan tak terlalu lancar karena musim liburan membuat beberapa ruas jalanan macet. Perjalanan Jakarta – Sukabumi yang katanya hanya sekitar 3 jam harus kami lewati selama 4,5 jam.

Sesuai itenerary yang sudah kami buat, kami turun diertigaan Cisaat, ancer-ancernya adalah Masjid Agung Cisaat dan Polsek Cisaat. Di pertigaan itu juga ada petunjuk jalan yang menunjukkan “Ke Kiri Situ Gunung”. Tak jauh dari pertigaan itu, kami mampir ke Indomaret untuk membeli beberapa cemilan dan bekal selama “mengasingkan diri” ke Situ Gunung. Di minimarket itu juga terdapat ATM BCA, jadi kami sekalian mengambil uang tunai karena persediaan uang di dompet mulai menipis.

Sebenarnya kami bisa melanjutkan perjalanan ke Situ Gunung dengan naik ojek dari pertigaan Cisaat itu, namun karena cukup jauh dan cuaca mendung kami memilih naik angkot. Namun angkot Cisaat – Situ Gunung tidak ngetem di pertigaan itu, kami harus berjalan sekitar 150 meter sampai ada angkot berwarna merah. Perjalanan ternyata cukup jauh dan melewati jalan sempit khas jalanan pegunungan. Udara gunung yang dingin juga sudah mulai terasa di atas angkot. Angkot merah itu akhirnya mengantarkan kami sampai di pintu gerbang Situ Gunung.

Untuk masuk ke kawasan Situ Gunung, kami hanya membayar Rp. 6.000,- untuk dua orang. Dari pintu gerbang kami berjalan ke arah kiri melewati jalan berbatu yang menuju Situ Gunung. Dalam perjalanan yang diiringi hujan gerimis itu, kami melewati campsite Rakata Tanakita yang cukup terkenal itu. Perjalanan naik turun bukit tidak terasa ketika ditemani istri tercinta. Setelah mencari-cari akhirnya kami memutuskan untuk menginap di wisma tamu yang terletak tepat di tepian danau Situ Gunung.

Foto-foto keindahan Situ Gunung menyusul ya, soalnya postingan ini ditulis di atas bus Laju Utama jurusan Bogor – Pasar Rebo. Untuk informasi selengkapnya harap ditunggu di postingan terbaru istri saya ya. 🙂

6192 Total Views 2 Views Today
25 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *