Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Sejarah Bus Sumber Alam, setia menghubungkan Jakarta-jogja lewat jalur selatan

Jika Anda sering bepergian Jakarta-Jogja, pasti tidak asing lagi dengan perusahaan otobus ini. Di tengah gempuran berbagai moda transportasi lain dan kendaraan pribadi, bus ini masih setia melayani trayek dua kota besar di pulau jawa ini. Meski Bus tidak seperti dulu, namun PO Sumber Alam tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik.

Sejarah Perusahaan Otobus Sumber Alam

Sebelum menjadi perusahaan otobus seperti sekarang, Sumber Alam melalui berbagai perubahan dan perkembangan. Sebelumnya, perusahaan otobus ini diinisiasi oleh Ibu Thung Tjie Hing pada tahun 1969. Namun, waktu itu bernama PO Tresna. Seiring waktu, Perusahaan otobus ini diwariskan kepada anak anaknya, dan berganti nama menjadi PO Hidup Baru.

Perusahaan Kekeluargaan

Sebenarnya, ada banyak perusahaan otobus yang terkait dengan keluarga sang pendiri Sumber Alam. Diantara perusahaan tersebut adalah PO Santoso, PO Kencana Jaya. Namun, karena adik dan kakak dari Bapak Judi Setijawan Hambali ini tidak lagi berminat meneruskan mengembangkan usaha otobus, Pak Judi akhirnya memutuskan untuk mengambil alih semua perusahaan otobus keluarga tersebut. Proses merger perusahaan dilakukan sekitar tahun 1984. Pak Judi dibantu oleh sang istri, Ibu Retno Harlani Judana.

Pak Judi, sapaan akrab sang pendiri, pada awalnya menangani bagian teknik. Di sela selanya menangani bus yang dimiliki keluarganya, Pak Judi juga memiliki bengkel motor. Namun, karena harus melanjutkan usaha keluarga, Pak Judi memilih untuk menutup usaha bengkelnya. Dengan begitu, beliau bisa memfokuskan tenaga dan pikirannya pada perusahaan otobusnya. Sistem dan mekanisme perusahaan dipelajarinya secara otodidak. Semua pengelolaan dan manajemen diperoleh dari pengalaman melalui learning by doing atau trial and error.

Perkembangan Pesat yang menakjubkan

Pada awal beroperasi pada tahun 1975, Sumber Alam hanya mengoperasikan enam bus yang melayani trayek bus AKAP Yogyakarta Jakarta pulang pergi. Namun, kini jumlah bis yang dimiliki Sumber Alam mencapai 300 unit. Artinya, dalam 4 dekade, jumlah bus berkembang menjadi lima puluh kali lipatnya. Trayeknya pun berkembang, tidak hanya melayani AKAP (Antar Kota Antar Propinsi), namun juga AKAP (Antar Kota Dalam Provinsi).

Pada perkembangannya, perusahaan mengalami berbagai pahit manis perubahan zaman. Pada tahun 1984, perusahaan berkembang sangat pesat. Karena memang pada saat itu perkembangan daerah sedang pesat-pesatnya. Tren masyarakat dari desa desa kecil di jawa tengah yang mencari pekerjaan di Jakarta juga meningkat. Ditambah lagi, kepemilikan kendaraan pribadi yang masih jarang, otobus menjadi moda transportasi yang laris.

Namun, perusahaan Pak Judi ini juga sempat mengalami kelesuan ketika Kereta Api Sawunggalih mulai beroperasi dari stasiun kutoarjo. Pak judi secara cerdik menyiasati hal ini dengan melakukan perombakan rute trayek bus nya. Dengan melewati rute rute yang tidak dilewati kompetitor, Bus Sumber Alam memiliki pelanggan tersendiri. Selai itu, trayek bus juga melewati daerah industri di pinggiran Jakarta yang jauh dari stasiun kereta api. Sehingga, para pekerja di daerah industri lebih memilih menggunakan bus.

Pada masa krisis, Pak Judi mengaku perusahaan otobusnya tidak banyak terpengaruh. Hanya saja, sistem manajemen harus mengencangkan ikat pinggang. Biaya operasional selalu dipantau agar efisien dan tidak merugikan perusahaan. Meki begitu, Pak Judi tidak berkompromi dalam maintenance bus. Sparepart asli juga menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang. Selain itu, untuk jangka panjang sparepart asli juga lebih awet.

Dibantu dengan sang istri, perusahaan ini memang dikelola secara kekeluargaan. Biasanya perusahaan yang dikelola secara kekeluargaan memiliki sistem yang tidak efisien, namun Pak Judi tetap menjunjung tinggi profesionalitas. Walaupun tegas dan profesional dalam manajemen, Pak Judi tetap menganggap karyawannya sebagai keluarga sendiri. Salah satu kunci keberhasilan perusahaan ini adalah hubungan antara pemilik dengan karyawan.

Melebarkan sayap bisnis ke sektor lain

Walaupun sudah berkembang menjadi perusahaan besar, Sumber Alam tetap memfokuskan di segmen bus ekonomi. Harga tiket bus Sumber Alam memang tergolong murah. Meski begitu, Sumber alam tetap menyediakan berbagai jenis bus, mulai dari non AC, AC, dan toilet. Sayangnya, bus ini tidak memberikan servis makan. Tentunya, ini untuk menghemat biaya tiket.

Perusahaan Sumber Alam juga menyediakan travel dengan shuttle bus. Selain itu, Sumber Alam juga menyewakan bus untuk tujuan pariwisata maupun ziarah. Berbagai daerah yang memiliki makam para wali seringkali menjadi destinasi dari ziarah. Bahkan, sekarang juga telah dibuka sumber alam adventure. Rencananya tempat ini akan menjadi tempat rest area sekaligus tempat wisata yang menyediakan wahana rekreasi water park, museum mobil tua, dan sirkuit.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *