Sebenarnya saya tidak terlalu “nge-jazz banget”. Tapi bila ditanya siapa musisi jazz Indonesia, saya langsung menyebutkan nama Syaharani. Selama belasan tahun ini, Syaharani sudah meramaikan dunia musik jazz Indonesia, bahkan Syaharani sudah beberapa kali mewakili Indonesia di ajang-ajang festival jazz di luar negeri. Sepuluh tahun lalu saja, tepatnya pada 15 Juli 2001, Syaharani sudah tampil di North Sea Jazz Festival di Mesdag Zall, Belanda.

Sejak itu setiap festival jazz terasa kurang lengkap tanpa hadirnya Syaharani. Dan festival jazz terbesar tahun ini, Jakarta International Java Jazz Festival 2011, juga tidak luput dari nama Syaharani. Syaharani bersama grup jazz-nya, Syaharani and the Queenfireworks atau yang biasa disingkat ESQI:EF, akan tampil pada tanggal 5 dan 6 Maret 2011 di Jakarta International Java Jazz Festival 2011.

Penyanyi jazz bernama lengkap Saira Syaharani Ibrahim ini memang dari kecil akrab dengan musik jazz. Namun Rani, begitu panggilan akrab musisi jazz kelahiran Batu Malang ini, baru mulai menyanyikan lagu jazz di kampusnya dan di kafe-kafe pada tahun 1990. Ketika itu Syaharani baru berumur 19 tahun dan sudah bertemu dengan musisi jazz senior, Bubi Chen. Di Jakarta International Java Jazz Festival 2011 ini, Bubi Chen juga akan tampil bersama grup jazz-nya, Bubi Chen Plays Pop. Setelah cukup lama bernyanyi di kafe-kafe, akhirnya Syaharani ikut menyumbangkan lagu dalam album “What a Wonderful World”. Dalam album kompilasi jazz yang dirilis pada tahun 1998 itu, Syaharani bergabung dengan musisi jazz lain seperti Bubi Chen, Benny Likumahua, Sutrisno, Cendy Luntungan, dan Oele Pattiselano.

Setahun kemudian, Syaharani merilis album solo jazz pertamanya bertajuk “Love”. Syaharani lalu menjadi guest vocalist dalam Al Jarreau Concert Jakarta 2000. Album keduanya “Magma” yang dirilis pada tahun 2002 berisi lagu-lagu yang menurut Syaharani sebagai musik bergenre “psychedelic”, yaitu kombinasi jazz, fusion, ethnic, dan trip hop. Di album ini, Syaharani tampil lebih nge-pop. Tahun 2004, Syaharani merilis album self-title “Syaharani”. Dalam album itu, Syaharani mengaransemen lagu-lagu berbahasa Inggris menjadi lagu yang sangat kental dengan nuansa jazz. Hebatnya, lagu rock “A White Shade of Pale” milik band Procol Harum bisa diaransemen oleh Syaharani menjadi lagu yang “jazz banget’. Setelah merilis album ini, musisi jazz berdarah Bone, Sulawesi Selatan, ini juga berhasil menggelar konser tunggal bertajuk “Cross Genre Music” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Dalam pembuatan album ketiganya, Syaharani menggandeng teman-teman lamanya. Akhirnya mereka membentuk grup musik jazz bernama “Syaharani and the Queenfireworks”. Di ESQI:EF, Syaharani bergabung dengan Achmad “Didit” Farees dan Donni Suhendra yang juga mantan gitaris Krakatau dan berhasil merilis album “Buat Kamu”. Pada tahun 2006, Syaharani mendapatkan kehormatan karena menjadi bintang tamu dalam Fourplay & Yellowjackets Indonesian Tour.

Tidak hanya bergelut di dunia musik jazz, Syaharani juga menjajal di dunia seni peran. Syaharani ikut dalam pementasan teater musikal Madame Dasima dan Galery of Kisses di TIM Jakarta. Syaharani juga berperan sebagai Kinar dalam film “Garasi”. Syaharani juga ikut andil menjadi penulis theme song dan vocal ilustrator film “Betina”. Syaharani membuat kejutan lagi ketika menulis buku “Life, Stage, and Delight” pada tahun 2008. Dalam buku setebal 200 halaman itu, Syaharani membagi pengalamannya selama mengecap dunia entertainment dan jazz.

Album ESQI:EF berjudul “Anytime” yang dirilis pada tahun 2010 adalah karya terakhir Syaharani. Dalam album ini, Syaharani berhasil melahirkan musik jazz yang tidak terlalu rumit. Syaharani berhasil menyajikan musik jazz yang sederhana dan lembut di telinga seperti tagline ESQI:EF yaitu “easy listening, entertaining, dan everlasting”. Jadi sudah terlalu banyak alasan untuk datang ke Jakarta International Java Jazz Festival 2011, salah satu alasannya adalah Syaharani.

Ilustrasi dari http://www.thejakartapost.com/

38 Responses to Saya, Syaharani, dan Java Jazz 2011

  1. ipul dg. Gassing says:

    ahhay..!!
    Syaharani dan Tompi plus Andien
    hanya 3 itu setahu saya vocalist aliran jazz yang saya kenal di Indonesia.
    tidak terlalu paham jazz sih, hanya sekedar penikmat saja
    :)

  2. indobrad says:

    suara syaharani memang sangat seksi. mantappppp

  3. isnuansa says:

    Belum bisa menikmati musik jazz sepenuhnya, tapi kalau seperti Andien yang terdengar lebih pop, lumayan seneng deh. Syaharani, berat bok jazznya.

  4. gaya hidup says:

    wah, bener2 ngefans ya Gie dengan Syaharani :)
    sampai begitu lengkapnya cerita tg dia tertulis disini
    salam

  5. anugrha13 says:

    eh gw kira syahrini ternyata syaharani toh :p

  6. Yos Beda says:

    barry likumahuwa dan bandnya itu juga keren sob, favorit saya tuh,,
    tapi klo sy dengerin musiknya lebih condong ke ngefunk dari pada ngejazz,,
    pa mungkin genrenya funk-jazz ya :)

  7. @bangsaid says:

    Saya kira juga Syahrini
    hihihi

    Saya paling taunya Andien, Tompi, sama Ten 2 Five
    Kalo yang terakhir saya suka banget

  8. syaharani says:

    halooo..gie…thx ya….satu ralat aja, saya memang keturunan bone.tapi lahirnya jawa timur….
    salam buat semuanya….moga 2 suka team baru kami ESQI :EF atau Syaharani and Queenfireworks.

    • giewahyudi says:

      Wah gembira loka ini!
      Mbak Syaharani langsung mampir kesini..
      *jadi malu*
      *speechless*

      Iya Mbak Rani, saya sudah jelaskan kalau Mbak berdarah Bone dan lahir di Malang..
      Semoga ESQI:EF sukses ya di Java Jazz nanti.

  9. Kika says:

    Lebih baik musik Jazz dr pada musik Metal \m/

    Tapi aku suka main musik semuanya. Dan entah mengapa tidak punya favorit siapapun, suka semuanya.

  10. orange float says:

    popularitasnya memang tidak semencolok penyanyi lainnya tapi talentanya tak bisa diabaikan. dia punya ciri khas sendiri

  11. KutuBlog says:

    HHHmmmmmmm… Syahrini? bikin gregetan :D :D

    salam sob

  12. nonadita says:

    Sy udah pernah nonton Syaharani di Jazz Goes to Campus dan emang keren penampilannya! Smg tahun ini sy bisa nonton Syaharani lg jg tentu slh satu idola sy: Corinne Bailey Rae :D

  13. adetruna says:

    Saya suka syaharani tapi lebih suka suara jazz-nya Dira Sugandi. :)

  14. archer says:

    paling suka sama andien dan tompi :)

  15. koest says:

    maju terusss musik jazz.. Semoga indonesia menjadi barometer jazz *muluk.ora.yo.anggan2e*

  16. andi felani says:

    dulu sewaktu sekolah suka dengan music jazz, tp sekarang mending dangdut saja ah :D
    salam,

  17. sibair says:

    Itu syaharani beneran yang comment? ahhh melted,,,

    • giewahyudi says:

      Iya, Mas..
      Soalnya aku langsung mention ke twitternya Mbak Syaharani @esqief
      Lihat aja link di komentarnya, apa Mas Sibair mau emailnya?
      *minta ijin Mbak Syaharani dulu tapi* :)

      Seneng euy..
      Apalagi ketemu besok sabtu.. *pray hard*

  18. Tuti Nonka says:

    Saya juga penggemar Syaharani. Saya punya CD “What a wonderful world”, “Love”, dan “Syaharani”nya. Suaranya memang khas, berat dan sedikit serak.

    Sekarang ada penyanyi jazz wanita lain yang juga saya suka, Olive. Ada dua CDnya yang saya punya, “You” dan “Fantasy”. Mungkin Gie juga sudah pernah mendengar suaranya. Kalau belum, layak untuk coba nyari CDnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>