Akhir-akhir ini beban pekerjaan di kantor meningkat, sehingga badan saya cepat lelah sesampai di rumah. Karena di rumah bisa “ngobrol bareng dedek bayi”, lelah itu seakan hilang. Mungkin hati terasa senang, namun lelahnya badan tak juga berkurang. Kemarin istri saya mengambil cuti sehingga saya berangkat kerja sendiri. Setelah makan siang dengan masakan yang disiapkan istri, tiba-tiba badan saya merasa sangat kaku. Jika punggung digerakkan sedikit saja, rasa nyeri menjalar ke sekitar punggung.

Ilustrasi dari Californiacarcrashinjuryattorney.Com
Akhirnya jam 17.00 WIB datang juga. Saya pulang naik sepeda motor sambil menahan sedikit rasa sakit. Sesampai di rumah, saya langsung memberitahu istri tentang kejadian siang tadi. Rasa sakit makin terasa ketika saya membaringkan badan di tempat tidur. Satu-satunya posisi yang tidak menimbulkan rasa sakit adalah dengan tengkurap agar tidak ada beban yang mengenai punggung saya. Tidur terlentang atau dengan posisi miring bisa menimbulkan rasa nyeri. Setelah tidur sebentar, saya mandi dan makan malam.
Istri saya lalu memijit punggung saya dengan balsam sampai telapak tangannya terasa panas. Katanya, seluruh otot di punggung saya kaku, bahkan di tulang belakang bagian atas terasa seperti ada otot yang membengkak. Seperti yang saya rasakan, tulang punggung bagian atas memang bagian yang paling sakit dan sakitnya menyebar ke bagian-bagian lain. Setelah dipijit berkali-kali, saya merasa sedikit “enakan”. Akhirnya saya bisa tertidur sambil berharap semoga esok harinya semua akan menjadi lebih baik.
Pagi harinya, saya bangun dengan punggung yang terasa sangat kaku. Namun rasa nyeri sedikit berkurang, yang tersisa hanya di punggung bagian atas. Setelah mendengar beberapa teman dan saudara yang menderita “saraf terjepit”, akhirnya saya bisa merasakan sendiri. Saya lalu mengingat-ingat apa yang menyebabkan saraf punggung saya terjepit. Saraf terjepit umumnya disebabkan karena cedera, stress karena pekerjaan berulang-ulang, salah posisi tidur, posisi duduk yang kurang baik, dan terlalu sering bersepeda motor.
Saya rasa saraf terjepit yang saya alami disebabkan oleh beberapa faktor. Penyebab pertama mungkin rutinitas mengendarai sepeda motor karena setiap hari saya bersepeda motor ke kantor. Semakin sering mengendarai motor, semakin banyak getaran motor yang mengenai tubuh yang dapat merobek otot. Selain karena seringnya naik motor, saraf terjepit juga dipengaruhi oleh posisi tubuh sangat berkendara. Karena Jika otot sobek terjadi pada tulang belakang akan mengakibatkan pecah atau retaknya tulang belakang dan sarafnya akan terjepit. Jika bantalan antar tulang sudah sobek, rasa nyeri akan menyebar ke segala arah.
Istri saya menganalisa bahwa saraf terjepit ini disebabkan oleh kebiasaan saya yang mengetik sambil tengkurap di kasur. Mengetik dengan posisi seperti itu selama berjam-jam tentu akan berefek pada tulang bahu, tulang leher, dan ujung-ujungnya akan menjalar ke tulang belakang. Selain kebiasaan buruk saya itu, saraf terjepit ini kemungkinan juga disebabkan oleh saya yang kurang memperhatikan posisi tidur yang baik. Belum ditambah dengan aktivitas di kantor yang kerap mengangkat file-file tebal. Semua faktor itu memang “kompakan” memaksa saya untuk istirahat total.
Saat ini kondisi tulang belakang saya sudah mendingan. Karena akhir pekan sudah tiba, kini waktunya istirahat total. Saya baru sadar badan ini juga punya batas kerja maksimal, kalau dipaksa ya bisa “ngambeg”. Kebetulan pagelaran Euro 2012 juga sudah hampir dibuka, saya mendukung Belanda, sang juara tanpa mahkota. Kamu?


Awas kalo begadangnya sambil ngetik, ngeblog dan yutuban sepanjang malam. *pelintir kumis satpam*
hahahaha satpamnya galak.. utung aja ga dipentung.
mas aku juga sering ngenet sambil tengkurep jee
Eh temen aku dulu kena saraf kejepit sangat parah mas, dia cuma bisa tidur berbaring sehingga badannya kurus banget berbulan2. Untung aja ada yg menyaranki berobat dan terapi sehingga sekarang sudah baikan lagi.
Beugh, satpamnya galak, berkumis lagi :p
satpam kayak mbak is? hmmmm…
awas gak ditemenin tidurnya hehehe
Hai semua..
Semuanya baik-baik saja kok…
Lain kali di atur cara posisi tubuh ma, biar gak kecepit lagi hehe
Iya, posisi tubuh harus diperhatikan, enggak boleh mirang-miring..
wah..wah..kok bisa Saraf Terjepit di Tulang Belakang
Iya, bisa aja sih Mas..
Lain kali di atur cara posisi tubuh ma, biar gak kecepit lagi hehe
#okesip thanks ya..
saya ingin bertanya . pada leher saya sakit jika meduunnk menoleh . pusing seperti mabuk alut, mata kabur, kaki dingin jika cuaca dingin , terasa nyeri di leher , apakah ini saraf kejepit , tangan belum terasa kebas. tapi kaki saya sering kerema jika duduk bersilah lebih 3 jam. apak ini pengaruh kolestrol atau kurang darah. atau staraf kejepit pada leher atau tulang belakang tengah. terima kasih saya memakai obat fengshi boa.
iya ya… semoga cepat sembuh sob ya… tapi apa bener kejepit tuh.. ke dokter saja kali untuk memastikan…
Iya, Mas..
Sudah diperiksa dan hasilnya memang saraf terjepit, Mas..
Saya 2 minggu terakhir ini juga merasakan hal yang sama.
Teman kantor mengajarkan memijit dari atas (kepala) di atas telinga turun ke bawah bagian belakang sampai tengkuk…memijitnya seperti mbak2 di salon kalau saat creambath itu,,,,dan emang beneran dengan begitu sakit itu jg agak mendingan…..
Saya pernah membaca sebuah artikel, kalau saraf tulang belakang yang terjepit tidak ditangani secara dini dapat menyebabkan kelumpuhan syaraf. Cepat ditangani tuh, Mas. Kalau bisa mengendarai motornya dikurangi dan beralih ke kendaraan umum
Sakit begini emang bikin ndak nyaman ya. Saya pernah sakit leher karena mungkin salah posisi saat tidur, benar2 bikin repot, mau noleh dikit aja rasanya sakit banget.
Iya, Bli..
Gerak dikit saja sakit banget, makanya mending tidur saja..
aku dulu gara-gara badminton mas, dan rasa nyeri sampai lama. ngga ada yang mijitin sih
Nah ini yang namanya curcol. :p
Saya pernah juga seperti itu, cuma kadang saya abaikan atau pake Balsem udah sembuh dg sendirinya
Kalau diabaikan susah karena mengganggu aktivitas fisik..
wah, pasti sakit sekali ya rasanya.
peringatan nih, atur posisi duduk, tidur dan aktivitas apapun baik-baik
eyampun, kok bisa ngetik smbl tengkurep mas Gie? baru sebentar aja keknya udh pegel bgt deh
Iya, Mbak. Enggak-enggak lagi deh..
aduh, ati2 mas….
kecapekan kui ….
pijet jari lentik istri, memang OK
wah saya juga acapkali ngetik sambil tiduran, harus segera memperbaiki habit neeh, posisi duduk harus diperbaiki ke arah ergonomis
Mesti periksa, Mas. Mgkn perlu fisioterapi supaya sembuhnya tuntas.
Salam
Mas Giewahyudi, menurut pengalaman saya, kondisi yang mas alami adalah kecetit. Penyebabnya adalah gerakan tertentu yang menyebabkan otot tegang / kontraksi, dimana kondisi tersebut menyebabkan otot memendek. Seharusnya saat otot sdh tidak tegang, kondisi otot harus memanjang kembali, jika tidak, maka sakitnya minta ampun dan itulah yang dinamakan kecetit. Pada saat mengetik sambil tiduran , maka otot punggung atas dan belikat akan tegang, Jadi mungkin sebaiknya harus sering berganti posisi supaya otot yang tegang tersebut tidak terkunci dan mau memanjang kembali. Perbedaan Kecetit dan saraf terjepit mungkin bisa di baca di : http://www.terapinyeri.com/2011/09/beda-kecetit-dan-saraf-terjepit.html , semoga cepat sembuh. salam sanctuary mind
Halo..
Skg saya sedang mengalami sakit dileher belakang yg teramat sangat, gak bisa tidur terlentang maupun miring, karena sakit sekali, kepala pun susah digerakan.. Sakitnya dibelakang leher di daerah bawah kepala..
Itu saya rasaakan ketika bangun tidur, yg saya akui tidur saya memang lama sekali sampai bangung siang.. Dan sakit itu saya rasakan sampai malam tidak kunjung sembuh leher belakang nyut2an, sampai2 menelan saja agak kesulitan.
Apakah waktu itu mas mengalami gejala yg sama? Kira2 apakah saya juga mengalami terjepit syaraf? Tolong opini dan komen jika tahu atau pernah merasakan yang saaama..
Terus terang saya sebenarnya agak takut, takut terserang penyakit yg berbahaya spt kanker atau semacamnya.. (Astagfirullah, jangan sampai)..
Ditunggu komennya, tks
Hai Mbak Mira, sepertinya gejalanya sama dengan yang saya rasakan dulu. Karena beban kerja yang berat mungkin itu yang mengakibatkan rasa sakit pada leher bagian belakang.
Saya tak pernah mendengar keterkaitan dengan penyakit tertentu namun memang saraf terjepit ini memang berhubungan dengan saraf sehingga penanganannya harus hati-hati.
Sebaiknya konsultasikan ke dokter terdekat saja, Mbak.
Semoga lekas sembuh.
sudah hampir 2 bln, dibagian tulang belikat sebelah kiri saya terasa nyeri,panas spt pakai koyo cabe,bahkan rasanya spt memar di bgn dalam,sungguh menganggu aktifitas sehari2.
Saya sempat konsul dg teman yg dokter katanya itu peregangan otot, salah satu penyebabnya krn sering melakukan aktifitas yg sama scr terus menerus, saat saya tny ke ahli tulang, katanya ini dinamakan syaraf kejepit.
Yg saya lakukan skrg hanya urut, kadang ditekan dg jari,atau dg alat pijat listrik tapi yg membuat sy bingung, nyeri yg sangat ini kadang pindah2 tempat, meski pindahnya diseputaran punggung,dibawah bahu,dilengan bgn atas atau di bwh ketiak, jadi nyerinya berpindah2 pd titik2 tsb,namun panasnya menyebar ke seluruh badan.
Mungkin ada yg tahu, apa sebenarnya yg saya alami ini? demikian, terimakasih
Kalo saraf kejepit ga boleh diurut ciyus, bahaya tanya ajah ke dokter. Kalo ada duid sih mending ke RS minta di fisioterapi pasti enakan. Ato ke praktek dokter chiro. Muahal tapi katanya siiihh hasilnya enak gak kumat. Kalo mau yang murah meriah. Yaa ini yang di tunggu2 ke klinik TONGSENG saja. Pake cabe banyak jangan lupa minumnya teh botol dingin brrrrr nyam nyam nyam. Senut2 di tulang pasti ilang hehehe
hemmm utk melati..km sma sperti sy..coba cek ronsen thorax..sy tkut km terkena spondilitis tb.. pnyakit in jg bsa menyebar dri pinggang bawah smpi menjalar ke punggung atas..dkat leher tangan..hingga rongga dada yg bsa menyebabkan pernafasan terganggu byak istrahat ajj..semoga cepat sembuh