Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Safety Riding Tanpa Micro Sleeping

Jika Anda rutin membaca koran atau berita di internet, setiap hari selalu saja ada kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan itu bisa terjadi di darat, laut, dan udara setiap hari di seluruh dunia. Meskipun belum tersedia data akurat, para pengamat transportasi memperkirakan setiap menit ada dua korban tewas karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Selain sarana dan infrastruktur yang kurang layak, kecelakaan lalu lintas juga disebabkan kesalahan manusia.

Safety Riding Tanpa Micro Sleeping

Salah satu human-error yang kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas adalah micro sleeping. Micro sleeping merupakan kondisi tidur sesaat atau beberapa detik saja. Sebenanrya dalam kondisi normal, misalnya sedang di rumah, micro sleeping tidak berbahaya. Namun bila terjadi ketika sedang mengendarai kendaraan, micro sleeping bisa sangat berbahaya. Meski hanya beberapa detik, micro sleeping bisa menyebabkan kecelakaan yang bisa memakan korban. Bahayanya micro sleeping bisa datang kapan saja dan biasanya pengemudi terlambat menyadarinya.

Salah satu kecelakaan yang disebabkan oleh micro sleeping adalah jatuhnya pesawat Air India Express di Mangalore India pada 22 Mei 2010. Kecelakaan pesawat yang memakan 158 korban meninggal itu terjadi karena sang pilot mengalami micro sleeping sehingga salah mengambil sudut ketika hendak mendarat. Pada tahun yang sama, tepatnya pada 2 Oktober 2010, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KA Senja Utama yang sedang langsir di Stasiun Petarukan Pemalang. Kecelakaan yang menewaskan 36 orang itu juga disebabkan oleh masinis yang tertidur beberapa detik saja.

Kecelakaan di dekat Tugu Tani yang menewaskan sembilan orang beberapa hari lalu ternyata juga terjadi karena micro sleeping. Sesuai pengakuan Afriyanti Susanti, pengemudi mobil Xenia itu tertidur beberapa detik sebelum akhirnya menabrak belasan pejalan kaki di trotoar. Dalam kasus ini, micro sleeping yang dialami Afriyanti Susanti disebabkan minuman keras dan narkoba yang dikonsumsinya. Selain itu, micro sleeping juga bisa disebabkan tubuh yang kurang tidur, kelelahan fisik, dan depresi. Meski micro sleeping datang tiba-tiba, namun gejalanya bisa dideteksi, misalnya kepala yang mengangguk berkali-kali atau pandangan yang mulai kurang jelas.

Jika gejala micro sleeping sudah mulai terdeteksi, pengemudi sebaiknya menepi dan istirahat sejenak untuk mengembalikan konsentrasi. Bila ada POM Bensin tidak ada salahnya singgah sebentar untuk mencuci muka atau istirahat beberapa waktu. Ketika Anda menjadi penumpang, jangan ragu-ragu untuk mengingatkan kepada pengemudi bila gejala micro sleeping mulai terlihat. Dengan mengenali gejala dan cara mengatasi micro sleeping, semoga perjalanan Anda selamat sampai tujuan.

4475 Total Views 2 Views Today
34 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *