Jika Anda rutin membaca koran atau berita di internet, setiap hari selalu saja ada kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan itu bisa terjadi di darat, laut, dan udara setiap hari di seluruh dunia. Meskipun belum tersedia data akurat, para pengamat transportasi memperkirakan setiap menit ada dua korban tewas karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Selain sarana dan infrastruktur yang kurang layak, kecelakaan lalu lintas juga disebabkan kesalahan manusia.

Safety Riding Tanpa Micro Sleeping

Salah satu human-error yang kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas adalah micro sleeping. Micro sleeping merupakan kondisi tidur sesaat atau beberapa detik saja. Sebenanrya dalam kondisi normal, misalnya sedang di rumah, micro sleeping tidak berbahaya. Namun bila terjadi ketika sedang mengendarai kendaraan, micro sleeping bisa sangat berbahaya. Meski hanya beberapa detik, micro sleeping bisa menyebabkan kecelakaan yang bisa memakan korban. Bahayanya micro sleeping bisa datang kapan saja dan biasanya pengemudi terlambat menyadarinya.

Salah satu kecelakaan yang disebabkan oleh micro sleeping adalah jatuhnya pesawat Air India Express di Mangalore India pada 22 Mei 2010. Kecelakaan pesawat yang memakan 158 korban meninggal itu terjadi karena sang pilot mengalami micro sleeping sehingga salah mengambil sudut ketika hendak mendarat. Pada tahun yang sama, tepatnya pada 2 Oktober 2010, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KA Senja Utama yang sedang langsir di Stasiun Petarukan Pemalang. Kecelakaan yang menewaskan 36 orang itu juga disebabkan oleh masinis yang tertidur beberapa detik saja.

Kecelakaan di dekat Tugu Tani yang menewaskan sembilan orang beberapa hari lalu ternyata juga terjadi karena micro sleeping. Sesuai pengakuan Afriyanti Susanti, pengemudi mobil Xenia itu tertidur beberapa detik sebelum akhirnya menabrak belasan pejalan kaki di trotoar. Dalam kasus ini, micro sleeping yang dialami Afriyanti Susanti disebabkan minuman keras dan narkoba yang dikonsumsinya. Selain itu, micro sleeping juga bisa disebabkan tubuh yang kurang tidur, kelelahan fisik, dan depresi. Meski micro sleeping datang tiba-tiba, namun gejalanya bisa dideteksi, misalnya kepala yang mengangguk berkali-kali atau pandangan yang mulai kurang jelas.

Jika gejala micro sleeping sudah mulai terdeteksi, pengemudi sebaiknya menepi dan istirahat sejenak untuk mengembalikan konsentrasi. Bila ada POM Bensin tidak ada salahnya singgah sebentar untuk mencuci muka atau istirahat beberapa waktu. Ketika Anda menjadi penumpang, jangan ragu-ragu untuk mengingatkan kepada pengemudi bila gejala micro sleeping mulai terlihat. Dengan mengenali gejala dan cara mengatasi micro sleeping, semoga perjalanan Anda selamat sampai tujuan.

Tagged with:
 

32 Responses to Safety Riding Tanpa Micro Sleeping

  1. iya bener,modusnya pun berbeda-beda,,bagaimana ya cara meminimalisir nya,,apa polisi lalulintas kurang memperhatikan sehingga terjadi kecelakaan

  2. Cahya says:

    Gimana ya kalau macro sleeping, tancap gas, pas bangun sudah tiba di surga (atau mungkin neraka?). Yang jelas kewaspadaan itu perlu, tapi begitu yang namanya musibah datang, itu akan sulit ditolak.

  3. Angga says:

    makanya ngebut itu ibadah, karena makin ngebut – makin dekat dengan tuhan :D

  4. kurniasepta says:

    umpama jawanya, mak sliyutan

  5. Zonapedia says:

    Bahayanya jika ngebut….. Maih segar di ingatan kasus Xenia…..

  6. crazyhusband says:

    jadi inget pas mudik dulu.. sempat terkantuk kantuk pas nyetir motor :D untung ngambil pinggir.. tapi tetep aja maksain hehe gak mikir itu bahayanya..

  7. isnuansa says:

    Hmmm, jangan sampe Sayang naik motor sambil merem ya. Kalo malam kurangi begadang ngeblog. #sokor

  8. tina latief says:

    micro sleeping ya…hati-hati kalau mengemudi ya…

  9. Ipras says:

    Ngantuk tapi memaksa berkendara, sama dengan menantang maut :)

  10. makanya itu , mas. Hingga detik ini ga pernah mau bawa kendaraan pribadi kemana pun. Saya itu orangnya gampang ngantuk, makanya memilih naik angkutan umum, jadi kalau ngantuk ya tidur :D

  11. Ari Tunsa says:

    hehe… alhamdulillah saya belum bisa nyetir :lol:
    apa coba?
    salam

  12. narno says:

    micro sleeping saya beberapa kali mengalami kadang saat di kelas, kadang pas mengetik. kalau pas mengetik ya tidur sebentar

  13. arif says:

    saya sepertinya pernah mengalami micro sleeping. dulu pernah hampir nyungsep ke sawah pas perjalanan solo-sragen :D . skrg klo naik motor, klo ngantuk, milih berhenti lalu tidur sejenak drpd resiko

  14. budiastawa says:

    Mas Gie. Uraian yang sangat bermanfaat. Khususnya di paragraf terakhir, mengandung tips dan pesan yang bermanfaat baik bagi pengemudi maupun penumpang.

    Saya pernah mengalami miro-sleeping, tapi saat nulis dan buntu ide :D Kalau saat nyetir atau mengendarai motor, mudah-mudahan tidak pernah.

    Kalau ngantuk saat nyetir, saya biasanya berhenti di pinggir jalan yang agak lapang, turun, terus abmil Aqua buat cuci muka.

  15. hany says:

    :) sip,..pasti saya akan ingatkan jika ada pengemudi yang mengantuk,.hehe,.. tapi bagaimana jika menghadapi pengemudi yang sengaja meneguk minuman beralkohol supaya bisa melajukan kendaraannya kencang dimalam hari?

  16. ceritabudi says:

    Sering saya baca himbauan di jalan-jalan “Menepilah jika anda Lelah” “Istirahat Jika Anda Mengantuk” tapi ya itulah..kadang kita yang egois…maunya cepat sampai, akhirnya …..

    terima kasih kang….telah mengingatkan

  17. jarwadi says:

    hehe, aku kecelakaan naik motor terakhir kira kira juga karena micro sleeping, aku orangnya mudah melamun membayangkan yang engga engga, hehe

  18. sangterasing says:

    Pengalaman saya tuh mas,udah beberapa kali hampir kecelakaan karena micro sleeping itu. Memang baikny mampir di pom bensin, atau bisa buat tidur sebentar di musholanya.. supaya bisa segar kembali saat berkendara lagi.

  19. @bangsaid says:

    Saya pernah sampe nabrak di daerah Daan Mogot waktu bulan puasa taun kapan ya :-D . Itu karena Micro Sleeping.

    Sejak saat itu akhirnya ketika ngantuk mendera, saya pasti menepi dan tidur barang beberapa menit

  20. arip says:

    Kalau yg saya inget pernah 2 kali, yg pertama hampir nyenggol angkot, yg kedua gara2 micro sleeping jadi nyerempet trotoar. Alhamdulillah ga sampe kecelakaan.

    Baru tau ada micro sleeping, yg saya tau cuma micro expressions. :D

  21. Asop says:

    Bagi pengendara mobil saja dampaknya sudah sangat mengerikan, gimana kalo pengendara sepeda motor yang tertidur sesaat? :( :(

  22. adelays says:

    Setuju sekali.. saat saya mengemudi pun.. ini menjadi perhatian khusus..

    Lebih baik menepi sejenak daripada bahaya microsleeping menjadi kenyataan.

  23. niee says:

    Aaahhh aku juga kadang terasa deh saat bawa motor mengalami skip memori. Bukan tertidur seperti micro sleeping gitu seh, cuma rasanya baru aja di jalan A, eh kok udah ada di jalan D.. Apa yang istilahnya untuk kejadian itu? Hmmm…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>