Pohon Trembesi sering digunakan sebagai tanaman perindang karena mempunyai ukuran yang sangat besar. Pohon Trembesi yang juga disebut Pohon Hujan ini mempunyai ukuran lingkar pohon mencapai 4,5 meter, ketinggian mencapai 40 meter, dan mahkota pohon mencapai 60 meter. Pohon yang mempunyai nama latin Albizia saman ini mempunyai daun yang sangat lebat. Daun-daun tersebut dipercaya mampu mengurangi pencemaran udara. Berdasarkan penelitian IPB, pohon Trembesi dewasa bisa menyerap 28,5 ton gas CO2 setiap tahunnya.

Djarum Foundation, melalui program Djarum Trees For Life, melirik pohon Trembesi sebagai tanaman yang bisa digunakan untuk menghijaukan Jalur Pantura. Gerakan penanaman pohon Trembesi sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1979, pertama kali di Kota Kudus. Tahun 2010 lalu, gerakan Djarum Trees For Life kembali mengajak masyarakat untuk menghijaukan kembali Jalur Pantura dengan pohon Trembesi. Jalur Pantura sangat terancam pencemaran udara karena ramainya kendaraan yang melaluinya setiap hari. Karena itulah, penanaman pohon Trembesi diharapkan bisa mengatasi permasalahan itu.
Sepanjang tahun 2010, sebanyak 2.767 pohon Trembesi telah ditanam sepanjang jalur Kudus-Semarang. Program tahap pertama penanaman pohon Trembesi itu telah berhasil menanam bibit-bibit Trembesi di jalur sepanjang 50 kilometer itu. Tahun 2011 ini, program Djarum Trees For Life menanam 7.300 pohon Trembesi di jalur sepanjang 101 kilometer dari Semarang sampai Pekalongan. Program Djarum Trees For Life juga akan berlanjut sampai tahun 2014. Penanaman pohon Trembesi akan dilanjutkan di jalur Pekalongan-Losari sepanjang 177 kilometer pada tahun 2012. Selanjutnya penanaman pohon Trembesi akan dilakukan di jalur Kudus-Lasem sepanjang 72 kilometer pada tahun 2013 dan di jalur Lasem-Bulu sepanjang 70 kilometer pada tahun 2014.
Rangkaian program penanaman pohon Trembesi yang akan berlanjut sampai tahun 2014 itu nanti akhirnya akan menghijaukan jalur Pantura Jawa Tengah sepanjang 478 kilometer. Jutaan pohon Trembesi yang akan ditanam mulai dari Losari (perbatasan Jawa Barat) sampai Bulu (Perbatasan Jawa Timur) kelak diharapkan bisa menyerap 685 ribu ton gas CO2 tiap tahunnya. Tidak hanya menanam, gerakan Djarum Trees For Life juga merawat bibit-bibit Trembesi yang sudah ditanam. Beberapa bibit yang mati karena musim kemarau panjang yang lalu diganti dengan bibit baru. Selain itu, diharapkan masyarakat juga turut menjaga keberlangsungan hidup pohon-pohon rindang itu.



wow, semarang sampai pekalongan.
berarti lewat kota kelahiranku tuh, kendal. hihi
Iya, semuanya berawal dari Kendal..
Sebuah pengertian baik buat porkeok haha. Simplenya sih begini ya Ngga perlu mikir terlalu susah dalam gimana mau nyelametin lingkungan. Mulai dari yang paling dasar, bersihkan sendiri sampah polusi yang keluar dari asap mulutmu. Merokoklah disamping pohon yang kau tanam sendiri. Jangan ngerokok kalo gak punya pohon. Wahaha..
Wuihh… langkah yg super sekali… Tapi ada yg lebih berat dibanding usaha utk menanam, yakni merawat bibit-bibit itu supaya bisa tumbuh dengan baik. Dalam hal ini, masyarakat wajib berperan serta. Kita harus sadar bahwa pohon adalah sesuatu yg sangat penting di tengah pencemaran udara yg tinggi seperti saat ini.
Sayangnya, masih ada (banyak) yg belum sadar. Saya sering sekali melihat pohon-pohon di pinggir jalan yg dipaku utk memasang iklan2 yg nggak penting
Iya, iklan seperti itu memang sangat tidak bijaksana..
pasti jadi teduh nih di jalur pantura setelah 2014. i hope.
Iya, nanti pasti nanti touringnya lebih enak..
Bagus, nanem pohon di sepanjang jalan. Asal jangan sama nasipnya kayak pohln di depan jalan sepanjang rumah kita. Udah capek2 ditanam, orang lain yg panen. Bukannya merasa rugi karena bukan kita yang manen, tapi tujuan nanem pohonnya jadi nggak kecapai karena dirusak lagi. #lhokokmalahcurcol
Keren sob! Semoga di masa depan nanti Indonesia lebih hijau lagi
Begitu ada program,…orang bondong-bondong menanam pohon di pinggir jalan, dan begitu udah besar…pohon ditebang kembali alasan pelebaran jalan…terus berulang…dan berulang..jadi bingung sendiri…ini proyek atau proyek?
Pohon yang rindang itu ya..bagus sih programnya. Keren juga sih program jarum ini, tapi berapa phon kehidupan yang telah mereka rusak dari rokok *ihik
trembesi bisa berusia ratusan tahun.. perhatikan pasar2 tradisional di desa2, biasanya di tengah pasar ada pohon trembesi yang seolah menjadi payung bagi pasar itu.. rindang, dingin, sejuk..
Pasti adem dan sangat teduh. Semoga aja tidak ada orang iseng yang berusaha menebangnya
selain seruan menanam pohon. yang tidak kalah penting adalah bagaimana menjaga pohon2 yang sudah ada saat ini dari arogansi orang2 yang tdk bertanggung jawab..
Mudah2an pohonnya bisa hidup sampe besar dan akhirnya bermanfaat deh yak
Iya semoga bisa bermanfaat bagi anak cucu kita semua..
wah sungguh luar biasa sekali gerakan seperti ini. moga-moga pohon yang udah ditanam dan dirawat dengan baik, bisa panjang umurnya dan bisa memberi manfaat banyak ya.
Iya, tugas kita semua menjaga bumi ini agar tetap hijau dan nyaman untuk hidup kita..
Semoga aja pohonnya gak sekedar ditanam, tapi juga dirawat.
Soalnya banyak kejadian, hanya tanam tapi gak dirawat.
Jadi ya ujung2nya mati deh
Iya, Mas..
Menanam dan merawat itu satu paket..
Kalau nanam gga dirawat ya percuma dong..
Menjaganya harus nya bersama-sama, pohon trambesi ini kalu di lihat-lihat seperti pohon beringin ya..
ikutan menanam pohon ah, merimbunkan rumah terlebih dahulu jauh lebih penting kan mas gie.. hehe
wah mesti punya halaman luas kalau mau menanam pohon ini ya
pohon trembesi konon sangat rakus menyerap kandungan air tanah
Benar Mas… pohon trembesi alias Samanea saman alias Albizia saman sangat bagus untuk ditanam pada area public, jalan raya, dan masih banyak lagi. pohon ini memiliki umur yang lama dan mudah tumbuh dan berkembangnya. namun nantinya juga perlu dirawat dengan pemotongan cabang agar tidak membahayakan. Semoga program yang digalakkan terus berjalan agar bumi kita tetap sejuk
Tapi kalau hujan angin, pohon ini kokoh ndak ya? Soalnya kan sering kejadian ada pohon tumbang di tengah jalan saat hujan angin.
Pohon trembesi penyerap CO2 yang sangat efektif, tajuknya meluas. Di beberapa kota alternatif pohon jalannya bertajuk langsing dan trembesi menempati posisi strategis lain. Salam trembesi
bibit pohon ini harus diikutkan dalam gerakan 1 Milyar Pohon yang digalakkan pemerintah. harus!
Pemerintah dan masyarakat kan jalan sendiri-sendiri, Mas..
wah banyak juga gunanya pohon terembesi ya
Iya Mas, selain menjadi perindang juga jadi paru-paru alam..
kira-kira siapa yang menyirami pohon2 trembesi yang baru tumbuh itu ya?
Ada petugasnya dan dibantu masyarakat setempat, Mbak..
Dear All,
Saya ingin mengetahui cara pembibitan dan di mana mendapatkan bibit atau biji pohon trembesi tsb.
Terima kasih,
Selain bermanfaat menghijaukan, pohon trembesi juga cantik di mata. Kalau ditanam di kiri kanan jalan, saat ranting-ranting mereka bertemu diatas, kita yg lewat dibawah kanopinya seperti berjalan di lorong surga
Pohon ini pohon penyerap karbon terbaik kah? Kalau dibandingin dengan jati, bagusan mana penyerapan karbonnya?
Thx
Sayang sekali dijakarta kiri kanan jalan bukanya ditanami malah dikurangi,
alangkah baiknya jika anak anak sd dijakarta di beri program pembibitan pohon, nah nanti bibitnya disebar ke masyarakat sekitar..
Lha kok anak SD, itu semua tanggung jawab kita, Mas..