Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Pilih Rumah di Pinggiran Kota Atau Apartemen di Pusat Kota?

Bagi sebagian besar orang, membeli hunian tempat tinggal adalah pembelian terbesar sepanjang hidup. Memang ada sebagian orang yang membeli barang-barang mewah seperti mobil dan perhiasan di atas harga huniannya, namun kebutuhan hunian tetap menjadi prioritas. Di Jakarta yang semakin padat, kebutuhan hunian tempat tinggal sangatlah mendesak.

Saya memilih untuk mengontrak rumah di Kebayoran Lama yang tidak seberapa jauh dari pusat kota. Alasannya ya agar dekat dengan tempat kerja istri, semacet-macetnya paling setengah jam sampai kantor. Inilah dilema orang yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Karena macet kadang datang sewaktu-waktu, mencari hunian yang terdekat dengan kantor adalah cara paling jitu.

Jakarta Rumah Apartemen

Ilustrasi dari Jakartacitylife.com

Setiap orang tentu punya pertimbangan sendiri-sendiri mengenai hunian pilihannya. Ada yang memilih rumah besar di pinggiran Jakarta, ada juga yang memilih apartemen kecil di pusat ibukota. Ada juga yang menyewa apartemen atau mengontrak rumah, kalau dananya terbatas. Ada juga yang punya rumah di pinggiran kota tapi tetap mengontrak rumah di pusat ibukota, itu saya, hehehe. Untuk kisaran harga hunian sendiri mungkin bisa dicek di situs seperti Lamudi.co.id atau agen seperti RayWhite.co.id.

Secara garis besar pilihan hunian di Jakarta itu ada dua, yaitu rumah dan apartemen. Selain rumah kampung deret yang sedang dikembangkan pemda DKI Jakarta, ada juga beberapa perumahan tipe sederhana dengan KPR terjangkau. Sementara itu apartemen tidak hanya ada di pusat kota, tapi kini sudah mulai banyak dibangun di beberapa kota satelit seperti di Bekasi, Depok, dan Serpong.

Mereka yang tinggal di apartemen biasanya yang masih singel atau keluarga kecil dengan satu atau dua anak. Tinggal di apartemen menjadi pilihan jitu buat mereka yang ingin tinggal dekat dengan kantornya. Apartemen biasanya dibangun di lokasi yang strategis di tengah pusat keramaian kota. Misalnya, di kawasan bisnis, kawasan yang ramai, ataupun di sentral aktivitas masyarakat kota. Sebagai contoh jika kamu bekerja di Sudirman Central Business District (SCBD), maka pilihlah apartemen seperti Residence 8 di Senopati, atau Pacific Place residence, atau di Sudirman Mansion.

Selain strategis, faktor kepraktisan dan keamanan juga dijamin pengelola apartemen. Namun apartemen juga memiliki keterbatasan seperti tidak adanya halaman sendiri. Sebagai contoh jika kamu bekerja di Sudirman Central Business District (SCBD), maka pilihlah apartemen seperti Residence 8 di Senopati, atau Pacific Place residence, atau di Sudirman Mansion. Selain strategis, faktor kepraktisan dan keamanan juga dijamin pengelola apartemen. Namun apartemen juga memiliki keterbatasan seperti tidak adanya halaman sendiri.

Buat kamu yang ingin membeli apartemen, ada kabar baik dari Colliers International Indonesia yang merilis data 83 proyek apartemen yang sedang dibangun di Jakarta. Beberapa apartemen ini ditujukan untuk kelas menengah dengan harga mulai Rp. 300 juta, salah satunya adalah apartemen Pakubuwono Terrace (Tower 2) yang lokasinya sangat dekat dari rumah saya yang sekarang.

Rumah masih menjadi idaman banyak orang karena secara tradisi rumah yang sebenarnya adalah yang “menapak di tanah”, istilahnya rumah tapak. Kita bebas melakukan merenovasi rumah, bahkan kalau mau membuat ruang bawah tanah pun tidak dilarang. Meski harus sedikit repot karena semua biaya perawatan rumah, asuransi, listrik, kebersihan, hingga pajak kita semua yang mengurusi.

Pilihan rumah atau apartemen tentu adalah di tangan masing-masing orang, tergantung kebutuhan, selera, dan dana yang tersedia. Selain untuk tempat tinggal sendiri, rumah dan apartemen juga bisa dijadikan sebagai alat investasi mengingat harganya yang terus melambung tinggi. Menyewakan apartemen atau mengontrakkan rumah juga bisa jadi masukan bulanan yang lumayan. Tapi jangan lupa untuk mengecek kredibilitas penjual dan keabsahan semua surat-surat rumah sebelum menandatangani dokumen apapun.

26 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *