Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Menginap Semalam Di Radika Paradise Gunungkidul

Beberapa tahun lalu, setiap kali melewati jalan di Tepus menuju pantai, saya selalu memperhatikan ada pembangunan di lokasi ini. Mulai dua tahun lalu, sudah tampak ada kejelasan, yang dibangun adalah sebuah hotel atau tempat penginapan bagi wisatawan. Ternyata, ketika saya sedang mencari informasi tentang hotel di Jogja, Radika Paradise muncul di hasil pencarian dan nampak bagus.

Wow, ini hotel yang setiap kali saya lewati terlihat sedang dibangun, sekarang sudah dibuka dan bisa dipesan. Pas banget timingnya dengan rencana kunjungan saya dan keluarga di Jogja untuk liburan dan jalan-jalan ke pantai di Gunungkidul seperti biasanya. Langsung saja saya pesan melalui Pegipegi untuk satu malam di tanggal yang telah disepakati bersama istri. Rate hotel ini paling murah di Pegipegi soalnya.

Begitu sampai di hotelnya, tentu saja Diana langsung suka. Model villa rumah panggung dan sangat luas, Diana jadi bisa leluasa main-main di dalam kamar. Sayang, kami memesan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, karena pertimbangannya akan lebih banyak main di pantai, jadi Diana tidak bisa berenang di hotel deh. FYI, ada villa yang masing-masing dilengkapi dengan private swimming pool ya. Jadi tamu bisa memilih sesuai budget.

Beberapa villa memiliki pemandangan langsung ke pantai, tetapi saya mendapatkan yang di depan, tidak tampak view ke pantai.

Radika Paradise Gunungkidul ini hanya beberapa ratus meter saja dari Pantai Indrayanti. Beberapa pantai yang dekat antara lain Pantai Watulawang, Pantai Sundak dan Pantai Pok Tunggal. Saat itu kami main ke Pantai Slili dan Pantai Indrayanti saja. Puas-puasin di dua pantai saja, karena pantai lain yang saya sebutkan tadi semuanya sudah pernah kami datangi.

Suasana hotel yang berada di bukit Trenggole tersebut sangat sepi karena saya dan keluarga menginap saat hari kerja. Dengan rate sekitar tiga ratus ribu rupiah, kami sudah bisa menikmati kamar yang sangat nyaman, termasuk sarapan untuk dua orang.

Agak kurang cocok ya kalau mengajak orang tua yang sudah berumur buat menginap di sini. Jika kebagian kamar yang posisinya di belakang, untuk jalan naik ke atasnya mungkin bisa ngos-ngosan. Perlu fisik yang agak prima, hehehe.

Sore itu kami menghabiskan waktu di Pantai Indrayanti, dan ternyata bisa makan malam di tepi pantai juga lho, mirip di Jimbaran Bali.

Sepulang dari bermain seharian hingga makan malam di tepi pantai, baru kami kembali ke hotel untuk istirahat. Mandi dengan air hangat membuat badan yang tadinya lumayan lelah, nyaman lagi dan siap untuk tidur.

Pagi harinya, udara yang sangat segar menyambut kami begitu pintu kamar dibuka. Setelah mandi, kami menyempatkan diri jalan-jalan naik ke atas bukit kapur yang ada di lingkungan hotel. Melihat villa-villa dan kamar dalam bentuk dormitory yang dimiliki oleh Radika Paradise. Pembangunan saya lihat masih berjalan, dan mungkin beberapa waktu ke depan, hotel ini akan semakin cantik dan bertambah fasilitasnya.

Saya pribadi merekomendasikan hotel ini untuk keluarga yang akan jalan-jalan ke Gunungkidul Jogja. Keluarga besar atau kelompok bisa memilih kamar bentuk dormitory yang bisa memuat hingga 10 orang, tetapi keluarga kecil hingga 5 orang bisa memilih tipe villa dengan ekstra bed.

Menginap di Gunungkidul lebih nyaman buat kami, daripada harus menempuh jarak sekitar limapuluhan kilometer jika pulang pergi dari Kota Yogyakarta.

Di sekitar Pantai Indrayanti ini juga terdapat beberapa homestay atau guest house dengan harga terjangkau per malamnya. Salah satu yang saya tahu adalah homestay Putra Darma (tidak begitu jauh dari Radika Paradise) dengan rate mulai dari Rp. 180.000,- saja per malam. Teman-teman bisa cek di web Pegipegi ya, untuk membandingkan harga hotel-hotel di Jogja ini.

Bagaimana, mau merasakan juga nikmatnya jalan-jalan ke Jogja dan menginap di Gunungkidul? Sila diagendakan untuk liburan akhir tahun 2019 ini.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *