Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Memilih Sekolah yang Tepat di Sun Life Edufair 2016

Tidak terasa usia Diana sudah tepat tiga setengah tahun pada hari Sabtu kemarin. Di usia menjelang empat tahun itu, Diana sudah mulai nanya, “Kapan Diana sekolah, Pak?”. Diana nanya seperti itu karena beberapa teman sepermainannya sudah mulai masuk TK. Kata Diana, sekolah itu seru karena temannya makin banyak.

Saya baca peraturan Kemendikbud soal syarat usia calon peserta didik baru TK A adalah minimal 4 tahun, TK B adalah minimal 5 tahun, dan SD adalah minimal 6 tahun. Saya tidak mendaftarkan Diana ke PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) atau Playgroup karena menurut saya usia seperti itu waktunya untuk bermain sepuasnya.

Memilih Sekolah yang Tepat di Sun Life Edufair 2016

Meski tidak masuk PAUD, istri saya rajin mengajak Diana melakukan permainan-permainan edukasi di rumah. Saya juga mengajak RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) yang baru diresmikan seperti di Gandaria Selatan, Kembangan, dan Bintaro Permai. Karena di RPTRA itu ada perpustakaannya, Diana bercerita ke temannya kalau dia sudah sekolah. 🙂

Bertepatan dengan “peringatan tiga setengah tahun”-nya Diana, hari Sabtu kemarin saya dan istri mengajak Diana mengunjungi sebuah pameran pendidikan di Senayan City. Akhir pekan nge-mall sudah terlalu mainstream kan? Kami mengunjungi Sun Life Edufair 2016 untuk mencari informasi sekolah-sekolah yang bisa jadi pilihan tepat untuk Diana.

Memilih Sekolah yang Tepat di Sun Life Edufair 2016

Sun Life Edufair 2016

Saat kami sampai di main atrium Senayan City, sedang ada School Performance dari siswa-siswi Don Bosco Pondok Indah di panggung utama Sun Life Edufair 2016. School Performance ini menjadi acara yang paling ditunggu selama Sun Life Edufair 2016 yang digelar dari tanggal 28 sampai 31 Januari 2016. School Performance ini berisi Ethnicity & Modern Dance, Musical Instrument, Capoeira & Wushu, dan Choir.

Sejumlah sekolah mengirimkan siswa-siswinya untuk tampil di Sun Life Edufair 2016 seperti Sekolah Dasar Kupu-kupu, Binus School, High Scope, Al-Fath, dan Don Bosco Pondok Indah. Selain itu beberapa sekolah itu juga membuka booth di Sun Life Edufair 2016 sehingga orangtua bisa menanyakan informasi yang diperlukan. Di setiap booth disediakan permainan edukasi sehingga orangtua bisa bertanya sementara anak bisa bermain.

Memilih Sekolah yang Tepat di Sun Life Edufair 2016

Namun belum sempat main ke booth sekolah-sekolah itu, Diana langsung tertarik dengan area bermain yang berada di tengah-tengah atrium. Ada area mewarnai, area origami, area lego, dan area meronce gelang. Diana langsung tertarik dengan area lego yang digelar Bricks4Kidz. Banyaknya lego yang disediakan membuat anak-anak betah main, apalagi di situ ada juga lego yang bisa bergerak seperti robot.

Setelah cukup lama bermain lego, Diana akhirnya pindah ke area lain untuk main origami, mewarnai, dan meronce gelang. Kuku Diana juga dikasih kuteks di salah satu booth. Tiba-tiba suasana di depan panggung menjadi ramai sekali saat ada penampilan dari Capoeira Jakarta. Tempat duduk di depan panggung penuh, jadi kami duduk melantai saja. Diana tampak takjub karena ada tiga anak seumurannya yang ikut tampil.

Setelah itu kami mengikuti game Passport di Sun Life Edufair 2016. Game-nya adalah mendapatkan cap pada enam kolom booth permainan dan enam kolom booth sekolah. Tidak harus semuanya sih, minimal 3 cap booth permainan dan minimal 3 cap booth sekolah. Setelah mendapatkan cap-nya, kami mendapatkan merchandise dari Sun Life Financial Indonesia. Diana seneng dikasih boneka SunSon berwarna kuning yang super lucu.

Saat mencari cap di booth sekolah itu, saya dan istri gunakan untuk mencari info mengenai sekolah, dan yang cukup krusial adalah tentang biaya pendidikan di sekolah tersebut. Biaya pendidikan itu harus disiapkan sedini mungkin karena setiap tahunnya meningkat terus. Menurut datanya sih meningkat sekitar 10 persen setiap tahunnya, tidak beda jauh dengan tingkat inflasi. Kalau begitu, tabungan tentu tidaklah cukup.

Selain menabung, ada beberapa pilihan untuk menyiapkan dana pendidikan anak seperti membeli emas, properti, asuransi, reksadana, dan saham. Yang perlu dicatat, semua jenis investasi itu harus dikhususkan untuk pendidikan anak. Mulai tahun ini, saya akan memberikan kado ulang tahun Diana berupa saham untuk investasi jangka panjang pendidikannya kelak. Kalau ada tips menyiapkan dana pendidikan anak, share dong!

2972 Total Views 17 Views Today
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *