Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Media Sosial dan Media Tradisional di Indonesia

Media sosial berkembang begitu pesat dan mempengaruhi cara hidup manusia dalam berbagai bidang, misalnya bidang jurnalisme. Awalnya para praktisi jurnalisme mengkhawatirkan media sosial bisa mematikan media tradisional. Media sosial dianggap sebagai ancaman media tradisional karena minimnya proses verifikasi informasi. Namun kekhawatiran itu tak pernah terbukti, sama halnya kekhawatiran tamatnya radio ketika pertama kali ditemukan.

Social Media Newspaper

Setelah berjalan beriringan, media sosial ternyata memberikan efek positif bagi jurnalisme. Berkembangnya media sosial telah mengubah cara orang dalam membaca berita, khususnya berita online. Berkat media sosial, jurnalisme mengalami perubahan yang berarti, di mana keterbukaan dan transparansi menjadi prinsipnya. Di era digital ini, media jurnalistik begitu dekat dengan pembacanya. Tidak seperti berita media tradisional yang harus melalui seleksi ketat di ruangan editor, berita dari media sosial terasa sangat dekat dengan pembacanya.

Saat ini tidak jarang ditemui sebuah berita yang pertama kali muncul di media sosial dan baru kemudian ditampilkan di media mainstream. Ketika terjadi tragedi Bom Marriot 17 Juli 2009, @DanielTumiwa melaporkan kejadian itu melalui Twitter kurang dari lima menit setelah kejadian. Tweet itu kemudian dijadikan referensi CNN dan portal berita dunia lainnya. Mulai saat itu, tweet atau status kerap menjadi referensi berita di media mainstream. Sama halnya dengan tweet yang pertama kali memberitahukan meninggalnya Ade Namnung beberapa hari lalu.

Sejak saat itu portal-portal berita di Indonesia mulai mengintegrasikan diri dengan media sosial, misanya Twitter dan Facebook. Integrasi antara media sosial dengan media tradisional itu bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Salah satunya adalah terciptanya berita dua arah karena pembaca juga bisa berinteraksi melalui media sosial. Saat ini yang dibutuhkan saat ini adalah aturan dan kode etik berita dari media sosial untuk menghindari berita-berita palsu yang disebarkan pihak-pihak tak bertanggung jawab

4546 Total Views 2 Views Today
36 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *