Dedek Diana Main ke Parkir Timur Senayan

Akhir pekan memang waktu yang tepat untuk jalan-jalan. Meskipun Dedek Diana baru berumur 2 bulan +, hasrat untuk jalan-jalan bareng keluarga tak bisa dikesampingkan. Sampai saat ini, Dedek Diana memang masih jarang diajak keluar rumah dengan berbagai alasan, mulai dari takut rewel di jalan sampai polusi udara yang mengerikan. Soal rewelnya Dedek Diana sebenarnya sudah bisa diprediksi, kalau enggak karena kehausan ya karena kaget. Perlahan-lahan saya dan istri mulai mencari cara agar Dedek Diana tetap nyaman selama diajak jalan-jalan.

Dedek Diana Nonton Konser

“Multitasking Mom. Isnuansa lagi gendong Dedek Diana sambil motret”

Untuk mengantisipasi rewel karena kehausan, Dedek Diana selalu dikasih ASI Eksklusif sebelum keluar rumah. Kalau sudah kenyang ASI biasanya Dedek Diana enggak rewel. Susahnya kalau acaranya berjam-jam, jadi pasti Dedek Diana harus minum ASI Eksklusif lagi di tengah acara itu. Soal kaget, ini yang kerap jadi masalah. Di beberapa event kadang banyak kejadian tak terduga, misalnya ketika jalan di depan sound system tiba-tiba ada suara kenceng. Itu yang kami alami beberapa hari lalu di Parkir Timur Senayan.

Hari Minggu, 7 Oktober 2012, saya dan istri ngajak Dedek Diana main ke Mandiri Karnaval Nusantara, sebuah event menarik yang diadakan untuk memeriahkan ulang tahun ke-14 Bank Mandiri. Sesampai di lokasi, Dedek Diana langsung dijadiin “bayi kangguru” dengan Bobita biar anteng meskipun di tengah keramaian. Di depan pintu masuk sudah terlihat banyak banget pengunjung event Pasar Indonesia. Oke, ini cukup menantang kami untuk menjaga Dedek Diana agar tetap anteng di event outdoor ini.

Setelah masuk ke venue, saya baru tahu ternyata event ini juga berbarengan dengan event Pasar Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center. Pertama masuk, kami langsung melihat-lihat ramainya kompetisi futsal dan 3-on-3 basketball. Tidak hanya melihat para pemainnya, saya juga memperhatikan para fotografer yang sedang mengikuti kompetisi fotografi. Rasanya pengen ikut juga, tapi saya urungkan karena saya harus jadi “bodyguard” Dedek Diana. :)

Meskipun suasana ramai sekali dan matahari mulai terik, saya perhatikan Dedek Diana bisa tidur di pelukan mamanya. Setelah itu, kami bertemu dengan beberapa teman, yaitu Mbak @IndahJuli, Mbak @Blanthik_Ayu, dan Mas @Aralle. Senangnya, Dedek Diana bisa ketemu sama om-om dan tante-tantenya. Setelah itu, kami mendekati panggung yang sudah ramai dengan ratusan penonton. Awalnya Dedek Diana anteng-anteng aja meski kadang mulai gerak-gerak kalau ada suara tinggi. Oke, mari kita ambil jarak agak jauh dari panggung.

Pas di dekat area wisata kuliner, kami bertemu dengan Mbak @AnggiOlga, Ibu Sumiyati Supriasih, dan Mbak @CeritaEka. Waktu itu Dedek Diana masih anteng dan masih bisa foto bareng Ibu Sumiyati. Awalnya kami ingin lanjut wisata kuliner, sudah lama saya tidak makan Sate Padang Ajo Ramon. Tapi yang ditakutkan datang juga. Ketika kami secara tak sadar lewat di depan sebuah sound system, tiba-tiba ada suara menggelegar. Akkkk! Dedek Diana kaget dan langsung nangis. Ah, seandainya kemarin itu ada kompetisi keras-kerasan nangis pasti Dedek Diana juara. :)

Cerita Gie

31 thoughts on “Dedek Diana Main ke Parkir Timur Senayan

  1. memang bayi kangguru itu keren banget… sayang dulu anakku tidak suka.. hiks..

    kalau ASI ekslusive masalahnya seperti itu mas.. ada baju juga yang bisa dipakai buat memberi asi di ruang terbuka.. mirip payung gitu… lupa namanya… :)

  2. Hehe,, seru jalan-jalannya. Nanti kalo dedek Diana udah gedean lagi, udah bisa jalan, repotnya pasti karena mengikuti langkahnya. Ah, tapi jadi orang tua ndak bakal pernah terasa repot ya mas, kalo untuk anak. :)

  3. Kalo lagi pingin banget liat event dengan suara yang keras, mungkin si dedek Diana bisa pake baby earplug, biar nggak si dedek terganggu dengan suara yang terlalu keras. :)

    • Bener mbak, kasihan telinganya, apa lagi baru dua bulanan. Ada juga saran kalau berada di daerah dengan tekanan udara tidak normal (misal di gunung, di kapal selam, atau naik pesawat) sebaiknya dipasangi earplug. Kalau ndak ada ya dipasangi small headset yang dari karet (jangan dibunyikan).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *