Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Main ke Gelar Museum Nusantara 2012 di JCC

Kemarin mendung bergelayut di langit Jakarta. Rencana berkunjung ke Jakarta Convention Center hampir gagal karena hujan seolah-oleh tinggal ‘dijentik’ untuk turun sesegera mungkin. Selesai jam kantor, saya langsung bergegas menuju Jakarta Convention Center. Jalanan Jakarta cukup macet waktu itu, namun untungnya saya sampai di Jakarta Convention Center tepat ketika gerimis mulai turun. Baiklah, tidak ada alasan untuk cepat pulang ke rumah dan mari menikmati event Gelar Museum Nusantara 2012 yang sudah saya nanti-nantikan ini. Ketika mengunjungi museum-museum di Jakarta, saya miris karena sepinya pengunjung, seolah-olah museum hanya untuk pemotretan pre-wedding.

Gelar Museum Nusantara 2012

Di depan pintu masuk, saya langsung menuju bagian informasi untuk menanyakan beberapa hal. Untuk lebih jelasnya, saya diberi rundown acara lengkap pameran museum yang bertemakan “Rumah Peradaban Nusantara” ini. Kesan pertama yang saya dapatkan adalah pameran ini sepi pengunjung. Mungkin orang baru pulang kantor dan terjebak hujan, pikir saya. Tiba-tiba saya merasa senang karena saya melihat seorang bule yang sedang menyambangi stand Museum Harry Darsono. Sang bule tampak asik berbicang dengan penjaga stand menanyakan segala sesuatu tentang museum milik perancang busana dan seniman tekstil Harry Darsono ini.

Sebelum menikmati wisata sejarah di ruang utama pameran, saya harus melewati pintu masuk yang unik dengan fog screen yang berwarna-warni. Ruang utama pameran Gelar Museum Nusantara 2012 dibagi menjadi beberapa bagian yang menceritakan sejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah sampai zaman perjuangan kemerdekaan. Beberapa fosil-fosil prasejarah koleksi beberapa museum dari seluruh nusantara dihadirkan di pameran ini. Menurut laporan resmi dari panitia penyelenggara, sebanyak 200 museum dari seluruh Indonesia menyumbangkan koleksinya di pameran ini. Yang paling banyak saya temukan adalah koleksi Museum Nasional Jakarta, kebetulan beberapa waktu lalu saya juga main ke museum yang terletak di dekat Monumen Nasional itu.

Selain menampilkan banyak barang peninggalan sejarah yang sangat lengkap, saya sangat senang ketika melihat anak-anak kecil yang datang bersama orangtuanya. Saya memperhatikan seorang ibu dan putrinya yang melihat benda-benda bersejarah itu satu per satu dengan teliti. Sang putri melihat-lihat dan menanyakan sesuatu kepada ibunya. Sang ibu menjawab satu per satu pertanyaan putrinya dengan baik, mulai dari Meriam Si Jagur sampai Tandu Panglima Besar Jenderal Sudirman. Saya pikir anak-anak zaman sekarang sukanya cuma main ke mall, ternyata ada anak yang suka main ke museum. Akhir pekan ini, kamu main ke museum apa?

3167 Total Views 2 Views Today
18 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *