Jumlah pengguna internet di Indonesia memang menempati peringkat atas dunia, namun tingkat keamanan berinternetnya menempati peringkat paling bawah. Setidaknya itulah salah satu hasil dari penelitian Joseph Bonneau, seorang peneliti di Computer Laboratory, University of Cambridge. Joseph Bonneau mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “The science of guessing: analyzing an anonymized corpus of 70 million passwords” pada Symposium on Security and Privacy akhir bulan Mei lalu. Penelitian Joseph Bonneau tentu mengejutkan orang Indonesia.

Sebelumnya tidak banyak penelitian yang secara khusus meneliti tentang keamanan password. Pada tahun 1979, Morris dan Thompson meneliti password dengan menggunakan 3.000 data password. Penelitian Joseph Bonneau terbaru ini menggunakan data yang sangat banyak, hampir mencapai angka 70 juta data valid, tepatnya sebanyak 69.301.337 data password pengguna Yahoo! Semua data tersebut merupakan password yang masih aktif digunakan sehingga keakuratannya sangat teruji. Jika kebanyakan penelitian menggunakan database yang bocor, Joseph Bonneau menggunakan database resmi Yahoo!
Dengan perhitungan matematis yang rumit dan akurat, Joseph Bonneau menganalisa jutaan password itu berdasarkan data-data pembanding, yaitu antara lain jenis kelamin, umur pengguna, bahasa yang digunakan, umur akun, dan data login terakhir. Joseph Bonneau menggunakan skala keamanan password mulai dari angka 5.0 sampai 9.1. Dari semua data password yang dianalisa, rata-rata tingkat keamanan password adalah sebesar 6.5. Jika dibagi berdasarkan jenis kelamin, pengguna wanita memperoleh angka 6.9 dan pengguna pria memperoleh angka 6.3. Itu artinya wanita umumnya mempunyai password yang lebih kuat dibandingkan pria.
Semua data password itu juga dibagi berdasarkan bahasa yang digunakan. Sembilan bahasa yang digunakan adalah bahasa Cina, Jerman, Inggris, Perancis, Indonesia, Italia, Korea, Portugal, dan Spanyol. Bahasa yang digunakan bisa digunakan untuk memetakan negara pengguna, kecuali bahasa Inggris karena bahasa ini digunakan di banyak negara. Jika bahasa memang bisa digunakan untuk memetakan letak demografis, Indonesia memang menempati posisi terbawah karena hanya memperoleh angka 5.5. Angka itu cukup jauh jika dibandingkan Jerman yang memperoleh angka 7.4 atau Korea yang memperoleh angka 7.5.
Lebih lanjut, Joseph Bonneau meneliti hubungan kekuatan password dengan bahasa yang digunakan. Joseph Bonneau menguji password dengan 1.000 kali percobaan acak menggunakan bahasa lain. Hasilnya, password Indonesia paling mudah dibaca dengan percobaan acak, keberhasilannya selalu di atas angka 5 persen. Dengan menggunakan bahasa sendiri, password Indonesia juga menjadi yang paling mungkin dibaca percobaan acak, yaitu sebesar 14.9 persen. Angka itu cukup jauh dibandingkan bahasa Cina yang hanya memiliki kemungkinan “dibobol” sebesar 4.4 persen.
Sampel data 1.061.540 password email Yahoo! berbahasa Indonesia setidaknya bisa menggambarkan garis besar tingkat keamanan berinternet orang Indonesia. Kita harus berterima kasih pada Joseph Bonneau yang telah mengingatkan kita untuk lebih memperhatikan keamanan password kita agar tidak “memudahkan” kerja hacker. Tidak hanya password email Yahoo!, kita juga harus memperhatikan semua password jejaring sosial kita, mulai dari Facebook sampai Twitter. Bagi blogger, password blog tentu prioritas paling utama.




bener sekali mas gie, memang password merupakan tonggak terakhir dalam keamanan data yg tersimpan di dunia maya, oleh sebab itu saya sendiri membiasakan menggunakan beberapa kombinasi password dengan huruf,angka dan simbol sehingga hal tersebut sangat rumit untuk di analisa, meskipun demikian jangan sampai teledor kalau mengisi password
Iya, password harus serumit mungkin, asal enggak bikin bingung si penggunanya sendiri..
Yang amazing itu si josephnya pake database resmi yahoo? ckck… kalo ada account domain panel yang pake akun yahoo berarti bisa aja dong ya kebobolan kepemilikan domain? dan gak cuma itu aja pastinya…ckck
serem amat nih… informasi yang berguna… tapi dilemanya kalau pake password yang rumit rumit sering lupa..
kalau sudah lupa puyeng deh… ini artikel bermanfaat banget nih. ada researchnya. semoga saya semakin hati hati habis pernah di hack juga blog saya.. hiks:)
hasil penelitian Joseph Bonneau ini ada benarnya juga, mas gie. alhamdulillah, dg password yang rumit, hacker tdk mudah utk membobol blog kita.
Setidaknya itulah usaha pertama kita untuk mengamankan “rumah” kita..
kayaknya emang bener banget penelitian Joseph Bonneau, saya sendiri sejak bikin email di yahoo sampai sekarang belum pernah ganti password
wah, password saya sangat sederhana, duuuh
waahh untung aku gak pake bahasa indonesia sebagai password,,
menurut aku seh bahasa 4L4Y masih jadi alternatif password yg kuat..
password harus pake huruf besar huruf kecil angka dan huruf serta tiap akun nggak boleh sama passwordnya serta password nya jangan ditulis, apa nggak pusing kepala buat inget ingat…
Wow ternyata yah rawan amat sob, harus gmn nih bagi kita yg berjiwa lemah hehehe..
Maksudnye biar aman gitu?
jadi tergoda untuk ganti password…
Password yang saya gunakan bukan bahasa Indonesia, semoga gak kebobolan
.
waah harus waspada nih
ganti password yg rumit ntar malah pikun
hihihi
Hmmm… Sebenarnya password yang saya gunakan lumayan umum, tapi tidak banyak orang yang tahu kata tsb, dan saya menggunakannya untuk semua akun saya
**sedang memikirkan password baru
Saya pakai software KeePass. Yang tujuannya untuk memudahkan, menyediakan kenyamanan, dan melindungi akun saya.
Dia yang generate password, dia yang nyimpan.
)
Kekurangannya, kalau gak pakai laptop ini, gak bisa login kemana-mana
Keamanan akun memang dimulai dari kita, tapi sebenarnya menjadi kewajiban pengelola sistem. Kalau sudah kejadian kaya’ LinkedIn, mau seaman apa juga passwordnya, teteup musti ganti yang baru nih.
bahkan vendor software besar berhasil dibobol sistem komputernya bukan lewat technical hacking, tapi lewat social engineering!
hmm, kasian sekali. memangnya susah apa bikin pass??
ganti password ah….
Waduh untung selalu memvariasi password untuk setiap akunnya. Semoga aman2 saja..
Password memang kadang tricky. Kadang kita telah membuat password yang amat rumit tapi kitanya sendiri malah lupa password-nya itu apa, huahaha
. Tapi memang harus diakui bahwa password itu amat penting dan memang harus selalu diperhatikan tingkat ‘kekuatannya’, hmmm
Jangankan bikin password yang rumit, yang ada malah password nya disebar2in ke temen2nya buat nebeng ngirimin tugas kuliah XD
Kalau saya pribadi, demi memperkuat password, setiap akun yang saya punya punya password yang berbeda.

Password itu disimpan baik-baik di “berangkas” password
Kadang suka lupa, tapi itu lebih baik daripada semua akun kita samakan passwordnya.
CMIIW
Walaaahhh….
Gimana entar kalau udah besar tuh blognya terus kecuri aih aih bisa-bisa stres….!!!
wkwkwkwk
Orang Indonesia tidak terbiasa mengatur kata sandi, yang tunggal saja malas, apalagi yang banyak
.
padahal orang indonesia itu kalau bikin status di facebook bacanya saja susah, pakek gede kecil huruf angka simbol, tapi passwordnya malah kebalikannya
padahal orang indonesia itu kalau bikin status di facebook bacanya saja susah, pakek gede kecil huruf angka simbol, tapi passwordnya malah kebalikannya
Orang Indonesia tidak terbiasa mengatur kata sandi, yang tunggal saja malas, apalagi yang banyak
.
manggut2, segera tuker password kita yg sekiranya mudah di tebak.
Password saya kombinasi huruf dan angka. Secara anak ITmasa passwordnya gampang ditebak
°??°º?<3?ë?ë?ë<3?º°??°º
??? ?°??°?°??°°??
karena kadang kita g gitu peduli dengan pentingnya password jadinya asal aja tapi kalau nanti ada yang ngehack baru deh kelimpungan hehe
Untung saya selalu menggunakan tiga kombinasi karakter pada sandi-sandi saya
Indonesia memang terbelakangnya lebih baik daripada termajunya haha. .
harus intropeksi diri masing2..semua deh ..
Dengan mengetahui kelemahan, kita bisa mencari kekuatan kita, Mas..
kalau passwordnya satu akun ga masalah mas, tapi bagi yang punya lebih dari satu..masalah besarnya adalah lupa…:)