Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Kejutan CJR di Buka Puasa Bersama PT Adaro Energy Tbk

Tepat akhir bulan Juni ini, tidak terasa saya sudah terjun di dunia investasi saham selama satu tahun. Sebagai investor pemula, saya bisa mendapatkan profit di bulan pertama dengan prinsip “turun beli, naik jual”. Main aman dengan membeli hanya saham-saham LQ45. Namun bulan berikutnya saya langsung “mendapatkan pelajaran berharga” saat indeks diterpa isu Devaluasi Yuan. Saat itu IHSG terjun dari puncak tertinggi 4.868 di awal Agustus menuju titik terendah 4.033 di akhir September.

Periode Agustus-September yang “berdarah-darah” itu tidak membuat saya menyerah. Saya malah merasa beruntung langsung mendapatkan pelajaran berharga di awal-awal saya berinvestasi. Saya pun mulai belajar analisa teknikal, analisa fundamental, dan yang lebih lagi adalah psikologi investasi. Awalnya memang deg-degan kalau melihat ada floating loss di portofolio. Apalagi saat indeks hampir tembus ke bawah 4.000 di akhir September itu. Rasanya sudah pengen cut-loss aja.

Untungnya saya berhasil menahan diri untuk tidak merealisasikan kerugian dan malah membeli beberapa lot lagi. Saya masih ingat ketika melakukan averaging down saham BBRI di harga 9.000. Setelah itu BBRI menyentuh titik terendah di 7.975, sebenarnya ingin menambah posisi lagi namun cash sudah habis. Karena saya yakin dengan fundamental BBRI, saya sabar saya menunggu rebound-nya. Dan benar saja, setelah itu BBRI rebound kencang menuju 11.600 pada akhir Oktober.

Selama membeli saham perusahaan berfundamental baik, berinvestasi menjadi lebih tenang. Saya juga berusaha mengurangi membaca isu-isu berita karena kadang malah mengganggu rencana investasi saya. Selain isu Devaluasi Yuan, setahun ini saya kadang kehilangan fokus karena isu-isu lain seperti kenaikan The Fed Rate dan baru-baru ini juga ada isu Brexit. Isu-isu itu memang tidak bisa dikesampingkan namun saya lebih memilih untuk memprioritaskan data laporan keuangan emiten dibanding isu-isu tersebut.

Kejutan CJR di Buka Puasa Bersama PT Adaro Energy Tbk

Ilustrasi : Christophe Vorlet (blogs.wsj.com)

Karena ada 500-an emiten, saya memulai dari saham-saham LQ45 terlebih dahulu. Target saya membaca satu laporan tahunan setiap minggu sehingga dalam satu tahun saya bisa membaca laporan tahunan semua emiten LQ45. Membaca laporan keuangan itu sudah kayak baca buku karena sampai ratusan lembar. Enaknya enggak usah bingung belinya karena tinggal download di situs perusahaannya atau di situs idx.co.id. Kalau mau rajin dikit sih bisa ikutan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) karena akan mendapatkan print-out laporan tahunan.

Sampai sekarang saya belum pernah mengikuti RUPS karena malas mengurus KTUR (Konfirmasi Tertulis untuk RUPS). Tapi ya pengen mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan emiten. Beruntung sekali hari Jumat lalu, 17 Juni 2016, saya bisa menghadiri acara Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim yang diselenggarakan PT Adaro Energy Tbk. Karena watch-list saya semua saham LQ45 dan diurutkan sesuai alfabet, saham ADRO berada di urutan ketiga setelah AALI dan ADHI.

Meskipun belum masuk dalam portofolio saya, saya selalu rutin memantau perkembangan harga sahamnya. Saya sempat menyesal karena tidak membeli saham ADRO saat harganya menyentuh buttom di harga 451 pada akhir Januari 2016. Pasalnya tanggal 9 Juni 2016 lalu, harganya menyentuh puncak tertinggi di 945 atau naik lebih dari 100 persen dalam waktu kurang dari 5 bulan. Pergerakan saham ADRO beberapa bulan terakhir memang menggiurkan namun saya melihat turunnya harga batubara akan menjadi tantangan besar bagi PT Adaro Energy Tbk.

Mulai melantai di bursa pada 16 Juli 2008, ADRO diuntungkan karena harga batubara dunia naik terus sampai harga USD 140 per ton. Namun setelah itu harga batubara terus turun hingga USD 40 per ton saja atau hampir sama dengan harga tahun 2000. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Garibaldi Thohir yang menjabat Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk sejak tahun 2008. Jauh sebelum memimpin PT Adaro Energy Tbk, pada tahun 1992 pria yang akrab disapa Boy Thohir ini pernah membeli kepemilikan perusahaan tambang PT Allied Indo Coal yang berada di Sawah Lunto, Sumatera Barat.

Kejutan CJR di Buka Puasa Bersama PT Adaro Energy Tbk

Foto : @ZhilanZPR

Di bawah kepemimpinan Boy Thohir, PT Adaro Energy Tbk mencatatkan rekor net income tertinggi yaitu USD 552 juta pada tahun 2011, meningkat pesat dari angka USD 96 juta pada tahun 2008. Dengan pengalamannya di dunia tambang, sekarang Boy Thohir menghadapi tantangan besar di tengah lesunya industri batubara. Selain melakukan efisiensi pertambangan batubara, PT Adaro Energy Tbk juga membangun bisnis ketenagalistrikan. Karena pembangkit listrik yang dibangun bertenaga batubara, bisnis ini tentu akan meningkatkan laba ADRO ke depannya.

Di Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Barito Timur, Kalimantan Selatan, PT Adaro Energy Tbk melakukan program CSR (Corporate Social Responsibility) melalui pengembangan ekonomi, peningkatan pendidikan, peningkatan kesehatan, tanggung jawab lingkungan, dan promosi sosial budaya. Bukti nyata program yang diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri ini adalah Tabalong Islamic Center yang diresmikan tahun 2013 dan Tabalong Ethnic Festival yang rutin diselenggarakan dalam tiga tahun terakhir.

Manajemen dan staff PT Adaro Energy Tbk juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan keagamaan, salah satunya adalah buka bersama yang saya ikuti kemarin itu. Dalam kata sambutannya, Boy Thohir mengatakan bahwa PT Adaro Energy Tbk telah rutin mengadakan buka puasa berasama anak yatim dalam lima tahun terakhir. Boy Thohir juga bercerita bahwa rencana awalnya hanya mengundang 500 anak yatim, namun akhirnya 1.000 anak yatim yang diundang. Menurutnya niat baik tidak perlu dikurangi karena bisnis batubara yang lesu.

Acara buka puasa bersama 1000 anak yatim diadakan di Hall A Plaza Festival, Kuningan, mulai pukul 16.30 WIB. Saat saya sampai, 1000 anak yatim yang berasal dari sejumlah yayasan di Jakarta dan sekitarnya sudah duduk manis di lantai hall. Sementara manajemen dan staf PT Adaro Energy Tbk duduk di bagian tribun. Sambil menunggu waktu berbuka, adik-adik itu mengikuti kuis dan game dengan antusias. Setelah itu Ustadz Kang Rashied memberikan siraman rohani sekaligus memimpin buka puasa dan shalat Maghrib berjamaah.

Kejutan CJR di Buka Puasa Bersama PT Adaro Energy Tbk

Foto : @ZhilanZPR

Saat menikmati hidangan buka puasa, adik-adik itu diberitahu bahwa akan ada kejutan dalam acara buka puasa itu. Tidak lama setelah Boy Thohir menyampaikan kata sambutannya, pembawa acara mengatakan CJR sudah ada di belakang panggung. Adik-adik itu pun histeris dan langsung berlari menuju panggung. Panitia sampai kerepotan karena semuanya ingin mendekati panggung. Mereka pun semakin histeris saat tiga personel CJR, Iqbal, Kiki, dan Aldi, naik panggung dan menyapa para penggemarnya.

Kalau saya masih seumuran dengan adik-adik itu tentu juga akan ikutan histeris karena bisa menyaksikan penyanyi idola, padahal awalnya cuma diajak buka puasa bersama. \o/

4562 Total Views 8 Views Today

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *