Jimmy Jump, Penyusup Lapangan dari Barcelona
Sepakbola memang punya banyak cerita, tidak hanya sebatas soal bola, pemain, dan suporternya. Sepakbola kadang dihiasi dengan kisah-kisah para suporter penyusup yang memasuki lapangan hijau dan membuat ulah yang lucu. Orang Indonesia tentu kenal dengan suporter timnas Indonesia yang bernama Hendri Mulyadi. Eji, begitu panggilan pemuda asal Cikarang Selatan ini, menyusup ke lapangan hijau ketika timnas Indonesia melawan Oman dalam kualifikasi Piala Asia 2011. Eji mengaku kecewa dengan penampilan timnas yang tak kunjung memang.
Aksi Eji yang hampir menceploskan bola ke gawang yang dikawal Ali Al Habsi itu ternyata terinspirasi dari seorang penyusup asal Spanyol. Pria penyusup ini bernama Jaume Marquet Cot atau lebih terkenal dengan nama Jimmy Jump. Agen real estate yang juga fans berat klub Barcelona ini terkenal sejak aksinya di final Euro Cup 2004. Dalam pertandingan final yang dimenangkan oleh Yunani itu, Jimmy Jump melemparkan bendera Bacelona ke kapten Portugal, Luis Figo. Jimmy Jump kesal dengan Luis Figo karena mantan pemain Barcelona itu berkhianat dengan membela musuh besarnya, Real Madrid.
Jimmy Jump memang fan Barcelona sejati karena pria pelontos ini selalu menunjukkan kecintaannya pada Barcelona. Tahun 2005, aksi Jimmy Jump kembali mencengangkan sekaligus menghibur para penonton dalam duel El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid. Tahun berikutnya, Jimmy Jump membuat ulah di second-leg Piala Champions 2006. Ketika itu bukan Barcelona yang main, tapi Villareal yang menjamu Arsenal. Sebelum kick-off babak kedua, Jimmy Jump masuk lapangan dan melemparkan jersey Barcelona bernomor punggung 14 kepada Thierry Henry. Anehnya, setahun kemudian Thierry Henry pindah dari Arsenal ke Barcelona dan mengenakan jersey nomor 14.
Tahun 2007, Jimmy Jump belum juga berhenti “melompat”. Di final Piala Champions 2007, Jimmy Jump mengacau di pertandingan AC Milan melawan Liverpool. Di Stadion Oaka Athens itu, Jimmy Jump masuk ke lapangan dengan mengalungkan bendera Yunani di punggungnya. Ketika berlari di dekat kiper Pepe Reina, Jimmy Jump melemparkan topi merah khas Catalan yang bisa disebut “barretina”. Di tahun yang sama, Jimmy Jump berulah dalam ajang Frans Beckenbauer Cup di Stadion Arena, Munchen. Dalam laga Munchen vs Barcelona itu, Jimmy Jump memakaikan “barretina” merah ke kepala Lionel Messi dan mencium pipi pemain kebanggaan Barcelona itu.
Ternyata pesan-pesan yang disampaikan Jimmy Jump dalam penyusupannya tidak hanya soal sepakbola. Jimmy Jump menyinggung isu Tibet-Cina dalam pertandingan semifinal Euro Cup 2008 antara Jerman vs Turki. Di Saint Jacob Stadium, Basel, Jimmy Jump masuk lapangan di akhir pertandingan. Dengan mengenakan kaos berwarna hijau dan bertuliskan “TIBET is not CHINA”, pria kelahiran Sabadell, Catalan, ini membuat ribuan mata terperangah.
Tahun 2009, Jimmy Jump semakin eksis karena di tahun itu Barcelona menyapu bersih semua gelar juara di semua kompetisi yang diikuti. Di final Piala Champions 2009 antara Barcelona vs Machester United, yang kemungkinan akan terulang di final Piala Champions tahun ini, Jimmy Jump kembali menyusup ke lapangan Stadion Olympico Roma. Ketika itu, Barcelona mengalahkan Manchester United dengan dua gol tanpa balas. Di Liga Spanyol, Jimmy Jump ikut turun ke lapangan merayakan gol ke-5.000 Barcelona ketika bermain di kandang Racing Santander.
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan menjadi puncak karir Jimmy Jump. Di partai final antara Spanyol vs Belanda, Jimmy Jump berhasil menyentuh tropi Piala Dunia sebelum tim Spanyol mengangkatnya. Dalam pertandingan yang dipenuhi dengan pemain Barcelona itu, Jimmy Jump berhasil memakaikan topi “barretina” pada tropi Piala Dunia sebelum kick-off dimulai. Jimmy Jump ketika itu memakai kaos hitam dengan tulisan “Jimmy Jump Agaisnt Racism” di bagian depan dan tulisan “SALTA SALTA” di bagian belakang. SALTA SALTA adalah tagline Jimmy Jump yang artinya “Lompat-lompat!”.
Tahun ini, Jimmy Jump kembali “melompat” dalam laga El Clasico semalam. Sebelum kick-off babak kedua, Jimmy Jump berlari ke arah Christiano Ronaldo. Jimmy Jump yang semalam mengenakan kaos hitam bernama punggung Abidal berusaha mengenakan “barretina” ke kepala Ronaldo. Tanpa berpindah tempat, Ronaldo hanya menghindar dengan sedikit membungkuk. Belum berhasil memasangkan “barretina”, Jimmy Jump sudah diringkus oleh petugas. Meskipun gagal kali ini, saya menaruh hormat pada fans Barcelona yang satu ini. Mari kita tunggu aksi Jimmy Jump di final Piala Champions 29 Mei 2011 nanti.
39 Responses to Jimmy Jump, Penyusup Lapangan dari Barcelona
Leave a Reply Cancel reply
Recent Comments
- giewahyudi on Iseng Boleh, Risiko Tanggung Sendiri
- giewahyudi on Nonton Sandhy Sondoro dan Millane Fernandez di Rolling Stone Cafe
- YSalma on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- Hanif Mahaldi on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- seno on 4 SMA Termahal di Indonesia
- isnuansa on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- nique on Mencicipi Sop Ayam Pak Min Klaten di Jakarta Barat
- Cahya on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- indrijuwono on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
Recent Posts
- Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- Iseng Boleh, Risiko Tanggung Sendiri
- Kacang Pukul Bagansiapiapi dan Enthing-enthing Gepuk Salatiga
- Mencicipi Sop Ayam Pak Min Klaten di Jakarta Barat
- Kompetisi MotoGP Pengaruhi Penjualan Sepeda Motor
- Nonton Sandhy Sondoro dan Millane Fernandez di Rolling Stone Cafe
- Menikmati “Perjalanan ke Atap Dunia” dengan Daniel Mahendra
- USG 4D Dedek Bayi Hasilnya Sungsang
- Nonton Ki Warseno Slenk di HUT Bank DKI Jakarta
Archives
- May 2012 (5)
- April 2012 (13)
- March 2012 (13)
- February 2012 (22)
- January 2012 (22)
- December 2011 (17)
- November 2011 (12)
- October 2011 (21)
- September 2011 (21)
- August 2011 (29)
- July 2011 (31)
- June 2011 (30)
- May 2011 (31)
- April 2011 (30)
- March 2011 (26)
- February 2011 (30)
- January 2011 (31)
- December 2010 (9)
- November 2010 (8)
- October 2010 (4)





Hahaha, kocak juga ya, suka nyusup ke lapangan.
Selain kocak, Jimmy Jump juga penuh pesan..
Ahh bola lagi..
hidup bola!!
Main bola yuk..
Ngomongin sepak bola memang gak kan pernah habis mas,
untung aku gak suka nonton bola..
Wew, laki-laki kok tak suka nonton bola. Aneh sekali ya???
Sungguh kasihan melihat komentar di atas, main bola yuk..
kan di Indonesia sudah ada yang meniru stylenya
Hanya Eji yang bisa, dan itu hanya satu kali..
Wah, ternyata tidak di Indonesia saja ada penyusup yang berani masuk ke lapangan. Ternyata di Spanyol pun ada, sedikit ngakak saya ngelihat kejadian ini!!! :mrgeen:
Jimmy Jump juaranya “melompat” di lapangan deh..
kostumnya klo pake teletubies lebih sip sebenarnya
Hadeeuuuhhh…
liat tuh ekspresinya marcelo,, wkwkwk….
btw, mas ngomongin aksi Jimmy sebagai sebuah “karir”, hehe… unik.
Iya, Marcelo kelihatan kayak lihat pemain terbaik lagi lewat..
Iya karir yang unik..
ternyata gak lebih parah bonek di negeri ini. memang suporter punya cara sendiri untuk mendukung
Suporter kreatif memang selalu menginspirasi..
aku juga bisA c..hehe
Mana buktinya?
bola…bola….
Golll..
gw mau dong jadi terkenal jugakayak gitu. hmm gw entar lari masuk lapangn bola juga
Ayo Mas Bayu ditunggu aksinya ya..
Jangan lupa di youtube-in..
halo..Apakah Untuk Menjadi Laki – Laki harus Pandai Bermain Bola? apakah Untuk Menjadi Laki2 Harus Suka Bola? Pikiran yang Sempit kali ye? Semua orang punya Kelebihan dan Kekurangan Masing2..Punya Hobi masing2… Ini semua menyangkut masalah Selera…so…mari Kita Bermain Bola……..wkwkwkkwkwkwkkkwkkw
Pria punya selera lho..
Kita tunggu mas gimana hasilnya nanti…
Jimmy Jump enggak pernah kalah, Mas..
Dengan memperhatikan semangatnya, harusnya pria itu diberi kesempatan…
Jimmy Jump selalu bisa menciptakan kesempatannya sendiri, Pakdhe..
wahhh
ada juga yg berani kek gitu ya
salut ya
Jadi Rusa mau ikut SALTA SALTA?
klo gak salah dia juga beraksi waktu final piala dunia 2010 kemaren
Iya, Mas..
Sudah saya jelaskan juga di tulisan di atas..
Besok-besok coba ah masuk lapangan.. bersihin rumput tapi… hehehe
Hadeuhhh!!
Teruslah melompat…semoga lompatan mu memberi inspirasi
Bisa sebagai batu lompatan sebelum jadi pemain bola..
wah, jangan2 tar rooney yang di lompati.. wkwkwk
aq fans MU, jd glory manchester united
[...] ketika saya ikut nonton bareng final Piala Champions 2009 antara Barcelona dan Manchester United di sebuah kafe di Kota Padang. Tidak hanya permainan Barcelona yang membuat [...]