Secara teoritis, hubungan asmara memerlukan keintiman dan komitmen. Namun kenyataannya, saya masih bisa melihat hubungan yang tidak memiliki komitmen, biasa disebut hubungan tanpa status. Karena salah satu atau kedua pasangan tidak berani membina komitmen, mereka memutuskan untuk membina hubungan tanpa status. Hubungan tanpa status ini tentu membuat salah satu atau kedua pasangan tidak nyaman karena tidak adanya komitmen dan kepastian.
Hubungan tanpa status memiliki beberapa risiko karena tidak adanya komitmen yang dibina. Dalam hubungan tanpa status, pasangan tidak boleh cemburu bila si dia dekat dengan yang lain. Pasangan juga tidak berhak marah bila si dia tiba-tiba menghilang begitu saja. Karena tidak adanya kepastian, pasangan yang menjalani hubungan semacam ini memang harus menghindari harapan yang berlebih pada pasangannya. Meskipun begitu, hubungan tanpa status menjadi pilihan terbaik bagi sebagian orang.
Kini muncul fenomena baru semacam hubungan tanpa status yang jarang kita sadari. Jika hubungan tanpa status hanya didasarkan pada keintiman tanpa komitmen, fenomena ini berlaku sebaliknya. Status tanpa hubungan bisa diartikan hubungan yang memiliki komitmen namun minim keintiman. Pasangan yang menjalin status tanpa hubungan ini sebenarnya sudah tidak nyaman dengan hubungannya namun tidak berani memutuskan untuk berpisah. Jika tidak bisa memperbaiki keharmonisan, pasangan ini akan terjebak dalam status tanpa hubungan.
Hubungan tanpa status ataupun status tanpa hubungan akan memberikan dampak negatif pada kedua pasangan. Jika tidak mau berpisah, memperbaiki keharmonisan adalah satu-satunya jalan. Akhir pekan yang panjang ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan.




sesungguhnya status di facebook lebih penting daripada ktp.
Hheee, status apa tweet?
Saya rasa tidak berada pada keduanya
.
Anda dalam jalan yang benar.
Berhubung status kita sudah jelas, tak perlu ditulis lagi di sini, kan?
Sahhhh!
pacaran yg dibilang status pun belum tentu menguntungkan, status jomblo pun belum tentu merugikan, lantas tanpa status? entahlah… hehe.
Jomblo ya, Mas?
kalau begitu, nikmati menjadi diri sendiri aja sepuasnya
Mending sama pasangan sah aja, Mbak..
kedua nya tidak direkomendasikan
Hhehehe.. kontraindikasi!
wah sebenarnya hubungan seperti ini butuh keterbukaan pemikiran… karena benar benar sulit dilakukan.. tidak mungkin tidak ada perasaan apa apa… tidak direkomendasikan lah..
Iya, sebaiknya memang dihindari, kecuali kalau mau cari masalah..
Lalu mana kira-kira yang lebih enak? #lho
Hhahaha, enak-enak enggak sih dua-duanya.
Dalem nih, bahas bahasa hubungan
jadi inget tentang Segitiga Cinta (bukan cinta segitiga lho).
bahwa cinta terdiri dari 3 komitmen: passion, intimacy, commitment.
pasangan muda/ yg masih pacaran: banyak passionnya.
pasangan menikah di atas 5thn: yg diutamakan intimacy.
pasangan lansia: tinggal komitmen (udahlah pokoknya mempertahankan nikah, cucu sudah banyak, gak neko2 lagi.
*tapi ketiganya tidak berdiri sendiri, melainkan ada kombinasi*
Hedehhh…tambah aneh aja ya mas Gie, tapi faktanya (sepertinya) banyak sih si HTS dan STH ini
Eiya ya, ada singkatan baru. STH!
Kaya transistoraja PNP – NPN
potonya menarik…heheheh
status tanpa hubungann…kasihan donk bagi yang punya anak…
kalau salah satu tidak siap untuk berkomitmen ya tidak usahlah dipaksakan…biarkan saja sampai dia siap…
kalo difacebook menikah sama siapa saja pun halal
kok dua2nya sama2 bermakna digantung tanpa kepastian ya, mas?
Saya belum mau keduanya dulu deh
wew..pembicaraan orang dewasa
saya masih kecil, kaburrr….
#abaikan komen gak penting saya
cuma mau berkunjung kok mas
Biar eksis, makanya statusnya harus selalu diupdate … he3x
Akhir pekan itu memang waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan pasangan, kalo gagal toh Senin-nya pengadilan agama buka sampe jumat *ngibrit
ya ambil ditengah saja ya mas gie
galau ~~~~~
kalau saya lebih enjoy hubungan tanpa status #eeeh
Status tanpa hubungan ‘mode on’