Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?

Secara teoritis, hubungan asmara memerlukan keintiman dan komitmen. Namun kenyataannya, saya masih bisa melihat hubungan yang tidak memiliki komitmen, biasa disebut hubungan tanpa status. Karena salah satu atau kedua pasangan tidak berani membina komitmen, mereka memutuskan untuk membina hubungan tanpa status. Hubungan tanpa status ini tentu membuat salah satu atau kedua pasangan tidak nyaman karena tidak adanya komitmen dan kepastian.

Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
Foto hanya sebagai ilustrasi, tidak ada maksud tertentu. Fotografer : Gie Wahyudi

Hubungan tanpa status memiliki beberapa risiko karena tidak adanya komitmen yang dibina. Dalam hubungan tanpa status, pasangan tidak boleh cemburu bila si dia dekat dengan yang lain. Pasangan juga tidak berhak marah bila si dia tiba-tiba menghilang begitu saja. Karena tidak adanya kepastian, pasangan yang menjalani hubungan semacam ini memang harus menghindari harapan yang berlebih pada pasangannya. Meskipun begitu, hubungan tanpa status menjadi pilihan terbaik bagi sebagian orang.

Kini muncul fenomena baru semacam hubungan tanpa status yang jarang kita sadari. Jika hubungan tanpa status hanya didasarkan pada keintiman tanpa komitmen, fenomena ini berlaku sebaliknya. Status tanpa hubungan bisa diartikan hubungan yang memiliki komitmen namun minim keintiman. Pasangan yang menjalin status tanpa hubungan ini sebenarnya sudah tidak nyaman dengan hubungannya namun tidak berani memutuskan untuk berpisah. Jika tidak bisa memperbaiki keharmonisan, pasangan ini akan terjebak dalam status tanpa hubungan.

Hubungan tanpa status ataupun status tanpa hubungan akan memberikan dampak negatif pada kedua pasangan. Jika tidak mau berpisah, memperbaiki keharmonisan adalah satu-satunya jalan. Akhir pekan yang panjang ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan.

, Catatan Gie

34 thoughts on “Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?

  1. jadi inget tentang Segitiga Cinta (bukan cinta segitiga lho).
    bahwa cinta terdiri dari 3 komitmen: passion, intimacy, commitment.
    pasangan muda/ yg masih pacaran: banyak passionnya.
    pasangan menikah di atas 5thn: yg diutamakan intimacy.
    pasangan lansia: tinggal komitmen (udahlah pokoknya mempertahankan nikah, cucu sudah banyak, gak neko2 lagi.

    *tapi ketiganya tidak berdiri sendiri, melainkan ada kombinasi*

  2. Akhir pekan itu memang waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan pasangan, kalo gagal toh Senin-nya pengadilan agama buka sampe jumat *ngibrit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *