Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Kalau festival musik atau festival budaya sih saya sudah beberapa kali mengikuti. Tapi baru kali ini saya mengikuti festival yang diselenggarakan sebuah pengembang properti, bukan pameran properti lho. Jadi Gunas Land sebagai pengembang kawasan terpadu Vida Bekasi menggelar acara tahunan yaitu Vida Festival 2016. Ini adalah tahun kedua setelah dimulai tahun 2015 lalu. Menarik sekali karena bisa ikutan acara-acara menarik sekaligus bisa survei lokasi perumahan di Bekasi ini.

Jadi, Vida Bekasi ini posisinya di Jalan Raya Narogong. Kalau dari Jakarta, lewat tol keluar pintu tol Bekasi Barat, ketemu perempatan belok kanan. Lurus terus mengikuti Jalan Ahmad Yani. Ketemu perempatan lagi belok kanan masuk Jalan Siliwangi dan Jalan Raya Narogong. Jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Bekasi dan Cibubur. Dari pintu tol Bekasi Barat sekitar 10 km, pintu masuk Vida Bekasi ada di sebelah kiri jalan. Kalau mau lebih jelas bisa klik link Google Maps-nya di sini.

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Di Vida Festival ini, komunitas-komunitas di Bekasi menampilkam potensi masing-masing. Sementara masyarakat diajak untuk memberikan apresiasi atas komunitas lokal tersebut. Lokasi festival berada di kawasan InSitu, tidak jauh dari pintu masuk Vida Bekasi. Yang pertama menarik perhatian saya adalah instalasi kincir angin yang ada di depan tenda besar. Instalasi itu menandakan tema Vidafest kali ini yaitu Angin. Karena itu Vidafest tahun ini juga diisi dengam festival layang-layang dan drone race.

Sementara itu di tenda, booth komunitas-komunitas di Bekasi sudah siap menerima pengunjung festival. Ada booth Kedubes Bekasi, Artherapy Movement, Genus Organik, Bekasi Tugu Skateboarder, Taman Baca Umi, Farm4Life, Bekasi Berkebun, Javara, Waste4Change, dan Binus Center. Ada juga panggung yang akan menampilkan pertunjukan musik dari Bekasi Symphony Orchestra, Kroncong Terian, dan band indie Beautiful Garbage. Kalau lapar, pengunjung bisa langsung menuju booth food and beverage. Saat saya menuju Little Talk, beberapa anggota komunitas Artherapy Movement sudah mulai membuat grafitti.

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Little Talk adalah fasilitas terbaru di Vida Bekasi. Kedai kopi ini tidak hanya menjadi tempat hang out tapi juga bisa digunakan untuk diskusi, talk show, screening film, dan acara-acara komunitas film lainnya. Di Little Talk, saya dan teman-teman blogger mengikuti Coffee Testing. Mas Samuel, barista dari Yellow Truck Coffee, menjelaskan proses menggerus, menyeduh, hingga mencecap kopi yang sudah siap disajikan. Kalau sudah sering latihan coffee cupping, kita akan mudah mengenali sifat-sifat jenis kopi.

Setelah itu ada talk show bersama komunitas Farm4Life dan Genus Organik mengenai urban farming. Herman Joseph bersama petani organik lainnya mengelola kebun Farm4Life seluas 2 hektar yang dikembangkan Vida Bekasi. Seluruh sayur dan buah ditanam dari bibit unggul dan tanpa menggunakan pestisida. Sebagai ganti pestisida, petani menggunakan menggunakan pupuk kompos dari sampah organik. Sampah-sampah organik ini diperoleh dari masyarakat berkat kerjasama dengan komunitas Waste4Change.

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Saat ditanya mengenai mahalnya sayur dan buah organik, Pak Herman menjelaskan bahwa masalahnya pada distribusi. Karena itu kebun Farm4Life langsung menyalurkan hasilnya ke Jawara Food Hall yang letaknya dekat dengan lokasi kebun itu. Yang paling menarik dari talk show itu adalah saat Pak Herman mengajak kami untuk mencoba memakan sayuran organik. Ada Okran, Pakcoy, Kedelai, Marigold, Bunga Telang, dan Coriander. Saya mencoba memakan Marigold yang bentuknya mirip bunga matahari.

Tidak hanya mengikuti talk show urban farming, kami juga berkunjung ke kebun Farm4Life. Dari kawasan InSitu, kami naik odong-odong untuk keliling arena Vida Bekasi. Jadi Vida Bekasi ini memiliki luas total 130 hektar, luas banget! Saking luasnya, Vida Bekasi dibagi menjadi dua district yaitu Bumiwedari District dan Bumipala District. Bumiwedari terletak di bagian Barat, termasuk pintu utama dan kawasan InSitu yang menjadi lokasi Vida Festival 2016. Sementara Bumipala terletak di bagian Timur, nah kebun Farm4Life ada di distrik ini.

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Odong-odong yang kami naiki berhenti di Arena Sports Club yang memiliki fasilitas kolam renang, lapangan badminton, dan lapangan futsal. Jawara Food Hall berada tepat di depan kolam renangnya, lalu di seberangnya juga ada ruko. Nah dari situ, cukup menyeberang jalan saya sudah sampai di kebun Farm4Life. Selain lahan perkebunan juga ada dua rumah bambu dan satu green house yang menjadi tempat pembibitan tanaman. Awalnya pematangnya lumayan lebar, tetapi saat menuju green house harus sedikit becek-becekan.

Sayangnya karena keterbatasan waktu, kami harus kembali ke kawasan InSitu. Padahal lebih seru lagi kalau bisa ikutan belajar menanam sayuran organik. Semoga tahun depan ada acara semacam itu ya, jadi bisa siap-siap bawa sepatu boot juga. Hehehe. Dalam perjalanan kami mampir ke Rumah Pemulihan Material yang menjadi “markas” bagi komunitas Waste4Change. Sampah-sampah di Vida Bekasi dipilah menjadi sampah organik, sampah plastik/kaca/logam, dan sampah kertas. Sampah organik dari┬áRumah Pemulihan Material itulah yang dijadikan pupuk organik.

Hijaunya Kebun Tanaman Organik di Vida Bekasi

Begitu sampai di kawasan InSitu, komunitas Bekasi Tugu Skateboarder tengah beraksi di dekat Little Talk. Grafiti yang dibuat komunitas Artherapy Movement pun sudah selesai. Bekasi Symphony Orchestra pun sudah tampil di panggung untuk menghibur para pengunjung. Nah, kalau kamu mau cari event seru di Bekasi, jawabannya adalah Vida Festival! Sampai jumpa di Vida Festival 2017 ya.

1124 Total Views 3 Views Today

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *