Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Hijaunya Desa Binaan Indocement Kampung Randakari di Kota Cilegon

Di tengah kota industri Cilegon ternyata ada kampung hijau, seperti oase di tengah padang pasir. Awal bulan ini, saya dan beberapa blogger mengunjungi Kota Cilegon. Di antara bangunan-bangunan pabrik itu ada Kampung Randakari, kampung hijau yang kerap dikunjungi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk studi banding mengenai kampung ramah lingkungan.

Kampung Randakari

Randakari Cilegon

Sampai di Jalan Randakari, tanaman-tanaman hijau menyambut kami. Di bagian depan ada banyak tanaman seledri yang ditanam di polybag dan plastik-plastik bekas kemasan. Jalan kaki masuk ke dalam kampung, tanamannya makin bervariasi. Ada tomat, terong, cabai, strawberry, sawi, kangkung, bawang, singkong, dan masih banyak lagi. Kebanyakan tanaman-tanaman itu diletakkan di pinggir jalan, tetapi ada juga yang diletakkan di pekarangan rumah, bahkan ada beberapa yang menanam secara hidroponik.

Di Kampung Randakari, ada program pemberdayaan ibu-ibu melalui kewirausahaan mikro. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) mendukung berdirinya Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Makmur Kelurahan Randakari. Selain menghijaukan kampung, ibu-ibu di Kampung Randakari menanam sejumlah tanaman untuk dijual sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.

Ibu di Kampung Randakari Cilegon

Cilegon Randakari

Saat tiba di depan Sekretariat KWT Maju Makmur, kami disambut dengan tarian Bendrong Lesung, kesenian tradisional Banten. Selain dijual langsung, KWT Maju Makmur juga mengolah hasil pertaniannya, salah satunya adalah krupuk singkong yang diberi seledri. Saya berkenalan dengan Ketua RW 01 Randakari, Pak Wahyudi, yang ternyata asli Wonosari, Gunungkidul. Pak Wahyudi bangga karena bulan Oktober lalu warganga meraih penghargaan serifikasi proklim utama KLHK yang diberikan oleh Pemprov Banten dalam acara Hari Menanam Pohon Indonesia.

Di Kampung Randakari juga ada Rumah Pemberdayaan Lumbung Ilmu yang mencakup pendidikan usia dini, taman bacaan masyarakat, kelompok usaha mandiri, dan keterampilan/kerajinan tangan. Saat kami datang, adik-adik sedang belajar di dalam kelas. Sementara itu di bagian luar, ibu-ibu sedang membuat kerajinan tangan berupa bunga-bunga kecil dari kain flanel.

Sanggar Wuni Kreasi Kampung Randakari Cilegon

Dari Kampung Randakari, kami melanjutkan perjalanan menuju Sanggar Wuni Kreasi (SWK) di Jalan Kyai Haji Mudzakir, Tegalratu, Ciwandan, Kota Cilegon. Lokasinya tidak jauh, hanya sekitar 5 km dari Kampung Randakari. SWK merupakan wadah penyaluran kreativitas masyarakat. SWK memberdayakan anak muda melalui berbagai kegiatan dan pengolahan sampah. Sejak didirikan bulan Februari 2017, SWK rutin menyelenggarakan program bank sampah, taman baca, dan kesenian marawis.

3 Comments

Leave a Reply to Swastika Nohara Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *