Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Gaya Hidup Sehat dengan Asuransi Kesehatan

Dulu kesehatan bisa diartikan dengan mudah bila seseorang tidak sakit atau tidak cacat. Namun sekarang kesehatan, menurut WHO, adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial. Menurut Badan Kesehatan Dunia, orang sehat itu selain tidak berpenyakit juga harus dalam kondisi mental dan sosial yang baik. Kesehatan menjadi hal yang menentukan bagi seseorang dalam mencapai kualitas hidup terbaiknya.

Obesitas

Meskipun banyak orang tahu pentingnya kesehatan, orang cenderung berperilaku kurang sehat. Semua orang tentu tahu bahayanya asap rokok, namun masih banyak orang yang merokok setiap hari. Mobilitas yang padat dan tuntutan kerja yang optimal seringkali membuat orang melupakan perilaku sehat. Kemajuan teknologi yang memanjakan kita juga mempengaruhi perilaku kita. Orang semakin malas berjalan kaki karena tersedianya kendaraan.

Ahli-ahli kesehatan menilai kondisi kesehatan di Indonesia jauh tertinggal dibanding negara-negara maju lainnya, Singapura misalnya. Di negara Singapura, orang sudah menyadari bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang. Masyarakat Indonesia kebanyakan belum menjadikan gaya hidup sehat sebagai tindakan preventif padahal salah satu peribahasa mengatakan β€œMencegah lebih baik daripada mengobati”. Bila penyakit sudah kronis tentu biaya pengobatannya jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan biaya pengaturan menu makan yang sehat.

Data Riset Kesehatan Dasar 2007 menunjukkan 48,2 persen kurang memiliki aktivitas fisik. Gaya hidup kurang gerak (sedentary living) ini menjadi penyebab utama resiko gangguan kesehatan yang menonjol akhir-akhir ini. Kebiasaan merokok orang Indonesia juga sudah sangat mengawatirkan. Sekarang merokok sudah menjadi kebiasaan buruk tidak hanya oleh orang laki-laki tapi juga orang perempuan. Tidak hanya orang tua dan orang muda, anak-anak pun banyak yang sudah merokok. Data Riskesdas 2007 mencatat 23,7 persen penduduk Indonesia di atas usia 10 tahun ke atas merokok setiap hari.

Gaya Hidup Sehat

Selain kurangnya aktifitas fisik dan perilaku yang kurang sehat, pada umumnya konsumsi makanan orang Indonesia kurang bergizi seimbang. Kebanyakan orang Indonesia biasanya hanya makan yang mengenyangkan namun tidak mementingkan keseimbangan nutrisi. Parahnya, 93,6 persen orang Indonesia tercatat kurang memakan sayur dan buah yang cukup. 24,5 persen orang Indonesia di atas usia 10 tahun juga tercatat mengkonsumsi makanan asin setiap hari. Padahal tingginya konsumsi garam bisa menyebabkan beberapa penyakit, seperti hipertensi dan gagal ginjal.

Sekarang secara perlahan gaya hidup sehat mulai diterapkan oleh orang Indonesia. Di Jakarta, orang sudah mulai menjadikan bersepeda sebagai gaya hidup baru. Penetapan car free day dan pembuatan jalur khusus sepeda sudah meningkatkan aktivitas fisik warga kota Jakarta. Selain itu, warga Ibukota juga sudah mulai menginvestasikan sebagian dananya untuk asuransi kesehatan. Tidak hanya bisa memproteksi diri Anda sendiri, asuransi juga bisa memproteksi anak dan keluarga Anda.

5106 Total Views 4 Views Today
34 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *