Advertise with Me Please send me an email to saya@giewahyudi.com

Bob Dylan, Legenda Hidup Musik Perdamaian

Saya pertama kali mengenal nama Bob Dylan ketika salah satu lagunya digunakan sebagai soundtrack film Gie. Lagu Like A Rolling Stone milik Bob Dylan diaransemen ulang dan dibawakan oleh band Speaker 1st. Band Rock N Roll asal Bandung itu berhasil membawakan lagu Like A Rolling Stone dengan apik dan membawa saya ke masa-masa tahun 1960-an. Suara vokalis Reda Samudera yang super serak dan dengan pelafalan Bahasa Inggris yang pas-pasan membuat lagu itu seolah benar-benar dinyanyikan pada tahun 1965, ketika lagu itu pertama kali dirilis.

Pemilihan lagu Like A Rolling Stone bukan tanpa pertimbangan matang. Lagu Like A Rolling Stone itu menjadi lagu favorit Gie ketika masih kuliah di Fakultas Sastra UI. Lagu-lagu folk Bob Dylan memang begitu menarik bagi Gie karena lirik-liriknya begitu kuat dan lugas menyuarakan kemanusiaan. Selain Bob Dylan, Gie juga sangat suka dengan lagu Donna Donna Donna. Lagu itu karya Joan Baez yang tidak lain adalah pacar Bob Dylan sendiri. Dalam film Gie, lagu Donna Donna Donna dibawakan dengan sempurna oleh Sita RSD.

Saking sukanya dengan lagu-lagu Joan Baez, Gie membeli piringan hitam album Joan Baez ketika berkunjung ke Australia. Namun sayangnya piringan hitam itu disita di bandara karena lagu-lagu seperti itu dianggap lagu berbau protes. Meskipun begitu, Gie masih kerap mencuri dengar lagu-lagu Bob Dylan di radio. Lagu-lagu seperti Blowin’ in the Wind, The Time They Are a-Changin, dan Like A Rolling Stone begitu akrab di telinga Gie. Gie memang tidak salah menyukai lagu-lagu Bob Dylan karena sampai sekarang, karena konser Bob Dylan di Singapura pertengahan bulan April lalu dipenuhi para penggemarnya, setelah lima dasawarsa lamanya.

Inspirasi musik Bob Dylan awalnya dipengaruhi oleh lagu-lagu Woody Guthrie, musisi folk senior Amerika. Hingga pada 19 Maret 1962, Bob Dylan yang ketika itu berusia 21 tahun akhirnya merilis debut albumnya. Album self-title Bob Dylan itu memperkenalkan dua single Mixed-Up Confusion dan Corinna Corrina yang berhasil menempati peringkat 13 tangga lagu di Inggris. Pada tahun yang sama, Woody Guthrie jatuh sakit dan Bob Dylan menjenguknya sambil menyanyikan lagu-lagunya sendiri untuk menghibur Woody Guthrie. Tahun itu, nama Bob Dylan langsung mendunia dan banyak orang memperkirakan Bob Dylan sebagai penerus Woody Guthrie.

Lagu Blowin’ in the Wind dan The Time They Are a-Changin kemudian menjadi lagu anti-perang Vietnam. Perang yang berlangsung selama 18 tahun itu sejak tahun 1957 itu kemudian ikut melambungkan nama Bob Dylan. Bob Dylan dikenal sebagai musisi anti-perang yang melantunkan lagu-lagu perlawanan dengan lirik-lirik yang kuat. Pada 10 April 2011, Bob Dylan baru pertama kali datang dan mengadakan konser di Vietnam. Sayangnya, Bob Dylan tidak membawakan dua lagu anti-perang itu. Meskipun Bob Dylan membantah adanya pembatasan dari pemerintah setempat, Bob Dylan juga tidak membawakan dua lagu itu di Cina, di Singapura, dan di Hong Kong.

Bob Dylan yang menginjak usia ke-70 tepat kemarin, 24 Mei 2011, tidak pernah berhenti bermusik sampai sekarang. Bob Dylan sudah tercatat merilis 61 album sejak tahun 1962, yang terdiri dari 34 album resmi, 13 live album, dan 14 album kompilasi. Dari semua album itu, Bob Dylan mempunyai 58 single lagu yang sudah malang melintang di tangga-tangga lagu dunia. Dalam satu dasawarsa terakhir saja, Bob Dylan masih bisa merilis lima album. Salah satu album itu adalah soundtrack film No Direction Home, sebuah film dokumenter tentang perjalanan musik Bob Dylan yang dirilis pada tahun 2005. Bob Dylan mengaku telah menulis lebih dari 1.000 lagu dan semuanya lagunya telah dinyanyikan dalam 32.000 versi. Angka yang pantas untuk seorang legenda musik.

Selamat Ulang Tahun, Bob Dylan.

56 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *