Catatan Gie

Blogger yang Layak Dikenang

Rajin ngeblog itu sekarang susah karena banyak godaannya. Salah satu godaan terbesar adalah sosial media. Rasanya lebih enak berbalas mention dibanding berbalas komentar di blogpost atau malah berbalas blogpost. Pada masanya dulu, saat sosial media belum seperti sekarang, berbalas blogpost sudah menjadi hal biasa.

Kalau sudah keenakan bersosial media, untuk login ke dashboard blog aja susahnya minta ampun. Kalaupun sudah login, rasanya masih tergoda untuk buka tab Twitter atau Facebook. Duh! Kalau rasa malas ngeblog sudah datang, kopdar blogger jadi obat mujarab buat saya. Karena setelah kopdar biasanya langsung punya ide nulis.

Makanya saya antusias waktu diundang ke acara Kumpul Blogger di Harris Hotel Tebet akhir pekan lalu. Saking antusiasnya, saya dan istri sudah tiba di lokasi pukul 07.00 pagi, satu jam lebih cepat dari jadwal acaranya. Awalnya takut kalau kena macet ternyata Kebayoran Lama-Tebet enggak sampai setengah jam. Panitianya pun belum ada yang datang. Hahaha.

Tidak harus nunggu lama sih, beberapa menit kemudian @MbakNyai datang disusul beberapa panitia lainnya. Seperti kopdar blogger lainnya, sebelum acara dimulai enaknya berhahahihi dengan teman-teman blogger sambil ngopi dulu. Lama-lama banyak juga yang datang, ada sekitar 70-an blogger.

Enggak cuma banyak sih, blogger yang datang ternyata berasal dari lintas komunitas, bahkan lintas generasi. Lihat saja tema kopdar kali ini, Kenangan Blogger vs Blogger Kenangan. Cocok karena ada beberapa blogger lawas yang datang. Jadi wajar saja kalau ungkapan “blogger yang terkenal pada masanya” atau “komunitas blogger lupa password” muncul di awal-awal acara kopdar itu.

Saat @cho_ro, @matriphe, @dewikr, @ulansabit, @titiw, dan @leonisecret satu per satu mengisi acara, beberapa nama blogger kenangan pun muncul. Β Nama-nama seperti Sarah, Anne Ahira, dan Anangku pun bermunculan. Sebagai blogger awal 2010-an, saya masih ngeh nama-nama itu. Tapi mungkin tidak bagi teman-teman blogger yang masih baru. Hehehe.

Di sinilah sebenarnya enaknya ngeblog. Meski lintas generasi, blogger-blogger yang baru bisa mencari tahu dengan membaca blogpost-blogpost lawas dari para blogger senior. Selama blognya masih ada ya. Hal ini tentu tidak terjadi di sosial media, misalnya di Twitter. Baca blogpost lawas tinggal search di blognya, nah kalau mau baca tweet lawas kan repot harus scroll timeline bertahun-tahun lalu.

Sebagai bahan bacaan, saya kasih beberapa link blogpost lawas yang sangat layak dibaca ya.

Anne Ahira Bukanlah Pahlawan, Dia Adalah Bagian Dari Masalah Internet, 10 September 2004, oleh Priyadi

Sarah Pecas Ndahe, 14 November 2007, oleh Ndoro Kakung

Tulisan saya dijiplak dan dibuat Buku!, 22 Maret 2008, oleh Iman Brotoseno

Sejarah Hari Blogger NasionalΒ #hariblogger #berkatblog, 27 Oktober 2011, oleh Enda Nasution

Post by Anggun ‘Goenrock’ Adi Prasetya.
Selamat Hari Blogger Nasional!
4177 Total Views 1 Views Today

21 Comments

  1. Selamat Hari Blogger Nasional, Mas Gie dan teman-teman semuanya. Semoga tetap semangat ngeblog yaaa…

    Btw, bukannya blog itu juga termasuk media sosial ya?

  2. Wah, ada mbak @dewikr juga ya?
    Kangen nih, udah lama gak ketemu sama si mbak Dewi, bang Enda dan mba Dita.
    Kapan2 semoga bisa ketemu sama mas Gie dan mbak Is ya, hhehehe πŸ˜€

  3. Sosmed akhir akhir ini ngeselin banget… isinya banyak orang orang sirik yang sok berpolitik.. terutama Fb.. mau hapus saja akun FB kalau begini terus..

    kalau kopdar saya belum pernah, mungkin bisa diajak πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *