Giewahyudi.Com
Contact Giesaya@giewahyudi.com

Blog + Book = Blook (Gathering Blogger Mizan 2012)

Keinginan untuk menulis buku sebenarnya sudah lama saya miliki sejak duduk di bangku SMA. Sampai sekarang keinginan itu belum terwujud juga, meskipun berbagai usaha telah saya coba, mulai dari banyak berlatih menulis sampai bergabung dengan Forum Lingkar Pena. Saya tahu saya tidak punya konsistensi dan totalitas seperti yang dimiliki para penulis terkenal. Untuk sementara waktu, saya simpan harapan untuk menulis buku itu sembari terus belajar menulis di blog giewahyudi.com ini. Namun setelah menghadiri acara Gathering Blogger Mizan 2012 beberapa hari lalu, keinginan untuk menulis buku sepertinya bersemi kembali.

Gathering Blogger Mizan 2012

Ketika mendapatkan undangan via email, saya langsung tertarik untuk menghadiri Gathering Blogger Mizan 2012 yang diselenggarakan di Hotel Amaroossa Bandung. Penerbit Mizan sudah mulai melirik blogger sebagai calon penulis buku potensial, pikir saya waktu itu. Saya semakin bersemangat ketika mengetahui beberapa blogger yang sebelumnya hanya saya kenal di blogosphere juga diundang dalam acara itu. Hari Sabtu, 7 April 2012, saya bersama istri sudah sampai di Hotel Amaroossa setengah jam sebelum acara dimulai.

Kami langsung bertemu Mas Alamendah yang sudah datang lebih cepat dari kami. Ternyata blogger yang konsisten menulis tentang lingkungan hidup ini datang jauh-jauh dari Pati, Jawa Tengah. Naik bus dari Pati, Mas Alamendah sudah tiba di Bandung pagi-pagi buta dan langsung menuju Hotel Amaroossa. Menurut saya, tulisan-tulisan Mas Alamendah sudah sangat layak untuk dibukukan. Selain karena kualitas dan konsistensi tulisannya, blog Alamendah sudah mempunyai banyak pembaca dengan lebih dari lima juta kunjungan sejak bulan 12 Mei 2009.

Bagi penerbit, jumlah pembaca blog menjadi pertimbangan tersendiri untuk menerbitkan “blook” (blog + book), blog yang dibukukan. Statistik blog bisa digunakan penerbit sebagai riset pasar untuk menilai apakah tulisan-tulisan blogger tersebut sudah layak diterbitkan. Sebagai contoh, panitia Gathering Blogger Mizan 2012 menghadirkan salah satu penulis blook, yaitu Muhammad Assad. Berawal dari ngeblog tentang kisah kesehariannya sewaktu menempuh studi di Qatar, penerbit kemudian tertarik untuk menerbitkan blook-nya yang berjudul “Notes from Qatar”. Dalam waktu dekat, Penerbit Mizan juga akan menerbitkan blook terbaru milik Muhammad Assad yang berjudul “Good Morning, Qatar”.

Travel blogger memang menjadi tren beberapa tahun ini, terutama setelah blook “The Naked Traveler” karya Trinity. Tidak hanya Muhammad Assad yang menjadi pembicara, kebanyakan peserta Gathering Blogger Mizan 2012 juga seorang travel blogger. Sebut saja, Mbak Astranivari, pemilik TravelingCow.Com, yang sudah menjelajahi 35 negara, 5 benua, dan 235 kota di seluruh dunia. Ada juga, Mas Anton Muhajir yang mengemas dengan apik setiap tulisan travellingnya dalam kategori khusus Perjalanan. Menurut saya beberapa travel blogger yang menjadi peserta Gathering Blogger Mizan 2012 sudah layak untuk menerbitkan blook-nya.

Selain travelling, kuliner juga menjadi tema yang menarik bagi blook yang akan diterbitkan. Dalam acara ini, blog Mas Banyumurti bisa menjadi contoh blog kuliner yang sangat layak untuk diterbitkan. Ulasan-ulasan Mas Banyumurti tentang wisata kuliner nusantara tidak cukup hanya diposting di blog, tetapi juga harus dibukukan. #tuntutan 🙂 Ada juga Mbak Ade yang mengelola blog kuliner GoodieBake.Com. Selain itu, penerbit sebenarnya menerima semua tema blog asalkan memiliki keunikan dan bisa menginspirasi. Misalnya, blog Haji Pidi Baiq yang terkesan “semaunya” namun berhasil menjadi blook yang menarik minat banyak orang.

Jika Anda berminat untuk menerbitkan blook, silahkan berdiskusi dengan editor Mizan melalui email info@mizan.com. Siapa tahu editor Mizan tertarik untuk membukukan blog Anda.

43 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *