Belajarlah ke Negeri Cina, Nurdin!
Beberapa waktu lalu, saya tertawa lepas menyaksikan film Shaolin Soccer. Film Hongkong ini menceritakan kisah mantan-mantan biarawan Shaolin yang kembali disatukan dengan sepakbola. Awalnya, seorang gelandangan yang diperankan oleh Stephen Chow ingin merubah nasibnya dengan menggunakan ilmu Shaolin yang dimilikinya. Ia mengajak teman-teman mantan Shaolin-nya untuk membentuk sebuah tim sepakbola. Akhirnya setelah melalui berbagai perjuangan berat, mereka akhirnya menjadi juara.
Film yang sudah diputar berkali-kali di televisi itu selalu aktual dan selalu membuat saya terpingkal-pingkal. Sepakbola selalu aktual karena sepakbola memang tidak ada matinya, apalagi sepakbola Indonesia. Saya tidak bisa membayangkan bila Shaolin Soccer ada di Indonesia, bisa-bisa pemain ngamuk ke wasit dengan tendangan-tendangan Shaolin. Sementara wasitnya hanya punya satu jurus, berlari tanpa bayangan. Hehehee.. Film Shaolin Soccer itu memang sangat memancing tawa tapi lebih lucu lagi apa yang terjadi di Indonesia. Ketua (?) PSSI kok berani-beraninya minta Menpora mundur. Tidak ada yang selucu ini.
Tidak seperti kita yang masih ribut dengan Nurdin, Cina kini sedang membuat sebuah terobosan untuk memajukan sepakbolanya. Cina yang sekarang menduduki peringkat 76 FIFA dan peringkat 5 AFC ini masih merasa jauh dari target. Mungkin terinspirasi dari film Shaolin Soccer yang dirilis 10 tahun lalu itu, Cina kini menggalakkan para Shaolin untuk mengembangkan sepakbola Negeri Tirai Bambu itu. Sebuah kuil Shaolin di Provinsi Henan, Cina Tengah, membuka pusat pelatihan sepakbola mulai bulan Oktober tahun lalu. Para biksu Shaolin melatih 40 murid kungfu yang masih muda untuk bermain sepakbola cantik ala Shaolin Soccer.
Shi Yanlu, biksu yang menjadi kepala pelatih di pusat sepakbola Shaolin itu, mengatakan sepakbola Cina berada dalam keadaan yang menyedihkan. Meskipun Inggris digadang-gadang sebagai negeri asal permainan sepakbola, sebenarnya permainan bola kaki ini sudah ada di Cina sejak 2.300 tahun lalu, tepatnya di Zibo, sebelah Timur Provinsi Shandong. Sejarah sepakbola yang berasal dari Cina seharusnya menjadi pijakan bagi Cina untuk berjaya di cabang olahraga paling populer di dunia ini. Sekarang nilai-nilai disiplin dan kekuatan fisik dalam kungfu Shaolin diharapkan bisa diterjemahkan dalam permainan sepakbola yang cantik dan efektif.
Selain teknik dan kekuatan fisik, para murid sepakbola Shaolin ini juga akan dilatih mentalnya. Semua ini dilakukan dengan harapan bisa mengubah masa depan timnas Cina. Kalau melihat film Shaolin Soccer, mimpi para biksu itu memang sangat mungkin tercapai, tentu dengan mengesampingkan tendangan-tendangan yang mustahil itu. Setidaknya sepakbola ala kungfu sudah sedikit ditunjukkan oleh striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, sehingga mimpi sepakbola kungfu Shaolin terasa sangat logis. Sementara kita hanya bisa menyaksikan Nurdin nendang-nendang tidak jelas. Menyedihkan.
Ilustrasi dari http://sportsnewsbuletin.com/
96 Responses to Belajarlah ke Negeri Cina, Nurdin!
Leave a Reply Cancel reply
Recent Comments
- giewahyudi on Iseng Boleh, Risiko Tanggung Sendiri
- giewahyudi on Nonton Sandhy Sondoro dan Millane Fernandez di Rolling Stone Cafe
- YSalma on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- Hanif Mahaldi on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- seno on 4 SMA Termahal di Indonesia
- isnuansa on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- nique on Mencicipi Sop Ayam Pak Min Klaten di Jakarta Barat
- Cahya on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- indrijuwono on Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
Recent Posts
- Hubungan Tanpa Status atau Status Tanpa Hubungan?
- Iseng Boleh, Risiko Tanggung Sendiri
- Kacang Pukul Bagansiapiapi dan Enthing-enthing Gepuk Salatiga
- Mencicipi Sop Ayam Pak Min Klaten di Jakarta Barat
- Kompetisi MotoGP Pengaruhi Penjualan Sepeda Motor
- Nonton Sandhy Sondoro dan Millane Fernandez di Rolling Stone Cafe
- Menikmati “Perjalanan ke Atap Dunia” dengan Daniel Mahendra
- USG 4D Dedek Bayi Hasilnya Sungsang
- Nonton Ki Warseno Slenk di HUT Bank DKI Jakarta
Archives
- May 2012 (5)
- April 2012 (13)
- March 2012 (13)
- February 2012 (22)
- January 2012 (22)
- December 2011 (17)
- November 2011 (12)
- October 2011 (21)
- September 2011 (21)
- August 2011 (29)
- July 2011 (31)
- June 2011 (30)
- May 2011 (31)
- April 2011 (30)
- March 2011 (26)
- February 2011 (30)
- January 2011 (31)
- December 2010 (9)
- November 2010 (8)
- October 2010 (4)





wah keren ya …..,
Sejak kapan Nurdin keren, Mas?
NH sudah mati rasa, sudah lupa, kalau dia sudah diperingatkan berkali-kali, dan sombongnya itu lho…. cape deh
Cabai deh!
jadi penasaran liat gimana shaolin team ikut piala dunia dan tanding di dunia nyata. Apa kita juga perlu cari pemain sepak bola dari padepokan pencak silat?
kalo di tempat kita sepak bolanya pake pencak silat… hmm… perlu disetelin musik dulu kali, mas.
hahahahaha…
sumpah, gak bisa ngebayanginnya…
wkwkwkkwkwkwk…
Jangan membayangkan yang aneh-aneh, ayo main bola lagi yuk..
Musik? Emang mau dangdutan Bung?
hahaha saya ngebayangin World Cup tim China pake Kungfunya.
Sepertinya Jackie Chan enggak boleh mati dulu..
Padepokan silat saja sudah jarang lho..
Cari preman saja kayaknya..
perbandingan yang baik untuk dipelajari. aku sampai bosan dengan berita PSSI
Lebih baik lihat berita Shaolin Soccer aja yaa..
kita memang bisa belajar apapun dari manapun, ya Gie.
yang penting niatnya demi kebaikan bersama .
salam
Nah itu yang belum kelihatan, Bunda..
Sst .. kita butuh pemimpin yang nekat kayak NH itu lho ….
Jadi Om Iksa ndukung NH ya? *jewer *eh
Perasaan ga pernah denger tentang jurus wasitnya deh –”
Enggak perlu didengar, tapi silahkan lakukan bila kondisi darurat..
Nanti nendangnya pake ginkang, gawangnya musti digedein lagi deh..
Ginkang apa ya Bunda? *ga faham
Wehehe jadi pengen nonton lagi nih, film shaolin soccer, hehe :p
Sabar sebentar lagi ada versi aslinya..
nurdin seperti tak pernah jera. ya begitu, bola bergulir2 ntah kemana. hehe.
Perlu dikeplak!
hehehe,,,,bisa ajah.
nurdin emang lagi nendang2 nggak jelas…
Kalau ada Nurdin semuanya jadi enggak jelas..
Gak usah jauh2 mas, diindonesia jg bisa, “Silat Soccer”, sdh jago2 lgi, buktinya tiap pertandingan bola indonesia selalu ada silat2an, baik antar pemain,atw pemain ke wasit.
Wohooo.. Tae Kwon Do Soccer boleh juga kayaknya..
keren juga kalo bisa tawuran di lapangan bola, dengan berbagai macam senjata, bener2 luar biasa tuh, penonton pasti berteriak tambah hebohh ..
Lho yang teriak-teriak kenceng bisa kena tabok juga nanti..
NH gila. demikian
Terima kasih dukungannya.
film itu bagus, qu udah nonton lebih dari satu kali,,
salam
Woo.. Dua kali ya?
kalo dia belajar di ngeri cina
takutnya dia berbohong lagi disana
mending seperti usul Bung Ruhut
ke laut aje…. hehehe…
sedj
Ke Laut Cina Selatan maksutnya?
Lagi-lagi masalah tentang Nurdin…dasar Si Nurdin!!! Pergi ke laut aja kau!!!
Sudah ke laut dia, kapalnya katanya dimakan badai..
Wow inovatif. Jika berhasil, gebrakan Shaolin Soccer dari Cina itu akan memberikan sesuatu yang segar ke dunia persepakbolaan. Di samping itu kita doakan juga kesehatan PSSI, yang harapannya bisa menggenjot prestasi persebakbolaan nasional
Harapan itu masih ada kalau Nurdin enggak ada lagi..
Kayaknya kita perlu bikin film sepak bola silat deh, yg asli Indonesia hehehe
Biasanya Cina meniru barang-barang Barat, kita cuma bisa meniru Cina. Dooohh..
Saya makin gag mudeng dengan orang seperti (Nurdin) dan keadaan PSSI, mungkin ada baiknya saya kenegri china dulu ya. He he
Sayangnya enggak ada ekspor pemain ke Cina, Mas.
wah… kebayang deh gimana serunya kalo di sebuah pertandingan sepak bola beneran, pake kungfu ala shaolin soccer… bisa2 rumput di lapangan pada raib semua
GBK dijamin jadi sawah becek.
menurut saya begini :
sepakbola itu bukan sesuatu yang bisa dibangun secara instant, mengajar para bikshu untuk bermain bola dengan teknik kung fu langkah bagus. tapi sebarapa lama itu bisa dipupuk ?
negara-negara maju dalam dunia sepakbola besar karena tradisi, bukan karena hasil latihan setahun dua tahun.
China boleh bermimpi punya pemain handal dari kuil2 shaolin itu, tapi pertanyaannya bisakah pemerintah mereka membangun sebuah sistem sepakbola yang bagus ?
sepanjang yang saya tahu hanya negara2 Afrika yang berhasil membangun kekuatan sepakbola luar biasa tanpa sistem pembinaan dan liga yang bagus, itu karena mereka memang punya bakat alam yang luar biasa.
menarik memang menunggu gebrakan China dengan sepakbola Kung Fu-nya, tapi pastinya kita harus sabar menunggu minimal sampai lewat tahun 2014 dulu. terlalu dini kalau kita mengharap mereka bisa berbicara di PD 2014.
soal NH, unsur politiknya keras..bukan cuma soal kekuasaan semata. harap dilihat siapa orang2 di belakang NH. dia tidak mungkin berani bertahan lama di sana kalau tidak ada raksasa yang jadi backingnya.
IMHO sih..
dan saya baru sadar kalau ternyata komen saya panjang bangettt…hahahahaha
maafkan..
Postingan di dalam postingan..
Kalau Afrika memang karena menang secara fisik, nah Cina harus back to nature, istilahnya kearifan lokal..
Sudah saatnya berpijak pada bumi, latihan-latihan di luar negeri hanya akan membuat anggaran yang semakin besar dan malah nirprestrasi..
Semoga tidak ada Nurdin setelah Nurdin yang satu ini turun..
Klo ngomongin orang afrika, memang kelebihan mereka adalah gerak tubuh yang alami yang punya kekuatan dan stamina lebih.. itu anugrah orang kulit hitam
Kalau kulit sawo matang kelebihannya apa ya?
satu lagi tulisan yg luar biasa dari giewahyudi…
analogi yang mantap menggambarkan bagaimana sebenarnya membangun kejayaan sepakbola…
tapi si Nurdin kuat banget ya, sampai tak mampu diturunkan oleh siapapun, yg beking banyak banget…
Semoga perlawanan kita dengan cara apapun bisa kesampaian juga..
Amin..
naruto juga ok sob
Kalau Sinchan gimana?
ada mobil lagi parkir digedung pssi disuruh mundur eh ga mau ya… parrrahhh..nich NH… doain aja dech smoga mendapat hidayah..
Amin..
Semoga diterima disisi siapa gitu..
cina dengan sepakbola kunfu, indonesia dengan sepak bola pencak silat. tapi sepakbolanya ngak boleh bawa senjata atau golok. jadi indonesia akan menang. amin
Sepakbola memang dengan tangan kosong..
eh kemarin liat metro malam ga ada nurdin dan pemerhati politik dan wartawan senior…ribut dia…hahaha
lucu2…sampe pake bawa nama tuhan segala *tepok jidat*
Nurdin punya tuhan juga ya? :p
Yahhh boro2 di indonesia ada shaolin soccer.. klo di indonesia yang cocok preman soccer atau pejabat tambun soccer
Atau kapak merah soccer aja?:)
yang bisa lebih parah kalau Bapak Daeng Nurdin bisa kungfu, habislah semua yg demo
Kungfu ala trio macam mungkin..
Cukup sudah, Nurdin. Enough..
Yes, enough!
wah…, harus kembali menghubungi perguruan silat yang sudah lama gak disambangi nie. sekalian ngajak seluruh ipsi ngebuat divisi baru–>divisi bola
Perguruan tingginya dimana, Mas?
Nurdin..nurdin..
Nchie.. nchie..
wah…, masalah di kita ini sudah masuk ke ranah politik yang mbulet seperti kentut polisi, mau naik ketutup sabuk, mau turun ketutup sepatu. siap yang bisa menguasai bola, akan mendapat massa yang besar juga, makanya si daeng ngotot gak mau turun dan pak menteri juga ngotot maksa untuk turun, seperti diketahui, memang kan hubungan dua partai pengusung mereka berdua itu bisa dibilang tidak harmonis, walau juga tidak bisa dibilang ada #
Baru tahu kalau p*lisi kentut..
kalau kita pilih NH lagi, sepakbole endonesa, akan memiliki sepakbola yang handal, tahan banting, tahan cemoohan, banyak jurus-jurus seperti saolin soccer
*termangu baca komen di atas
Turunkan Nurdin Halid ! M/
Biarlah turun sendiri.. Capek kita..
Waaahh…postingan tentang Nurdin dan bola *ga mudeng
*
Tapi saya suka film Shaolin Soccer itu mas he he
Suka sama Nurdin Soccer kan?
Pak din, sudah waktunya Anda lengser…
Lengser keprabonnya memang susah..
jadi, haruskah aku ke negeri cina, gie?
Sebaiknya iya, Mbak..
Udin yang gak mo turun namanya : Nurdin…
Juara Sedunia!
dasar Nurdin!! sudah dipecat kok ngeyel…
Malah mau nuntut pemerintah…
Emang ga punya malu!!
Sabar Mbak..
Huahahaha, Shaolin Soccer memang gak ada matinya. Tuh pilem saya tonton berkali-kali masih aja bisa mengundang tawa….
Yah, Nurdin yang emang udah tebal mukanya, dasar aneh…
Aneh tapi nyata..
siap2 aja ngeliat Nurdin lengser keprabon,
) semua sedetikpun tak sudi melihat wajah Nurdin itu, gimana dong?
soale kemarin raksasanya udah koar2 di tipi tuh
klo Nurdin engga bakal nyalonin diri lagi
tapi anehnya, ada kalimat : jabatannya tinggal 6bulan, sehingga tidak perlu mundur???
what de maksud coba?
masih betah aja dia nunggu 6bulan lagi,
sementara kita (eh kalian semua juga kan?
Tapi, dengan adanya pernyataan itu, saya kok malah jadi kepikiran klo ‘mereka’ itu sedang menyiapkan strategi yang baru agar tetap menempatkan orang2 mereka yang duduk menggantikan Nurdin and the genk? *heh kenapa saya jadi punya otak curigaan gini coba?:D*
Ya sudahlah, turunkan Nurdin! Itu pasti!
Sabar ya, Mbak..
Sebentar lagi kok, sabar..
China memang negeri yg selalu belajar.
Kagum juga sekarang bahkan Badminton yg dulu dirajai Indonesia, hampir di setiap kejuaraan direbut China. Sudah sepantasnya Indonesia banyak belajar
Mari belajar, Pak Guru..
. wew keren juga itu.